Rabu, 6 Mei 2026

80 Buruh Diungsikan

Pascainsiden perkelahian antara Kepala Mandor PT Kana 2000, M Yusuf, dengan dua pria bersebo

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, LHOKSUKON – Pascainsiden perkelahian antara Kepala Mandor PT Kana 2000, M Yusuf, dengan dua pria bersebo yang membawa senjata api jenis AK dan parang, Sabtu (7/7/2012), sekitar 80-an buruh perusahaan itu diungsikan ke lokasi yang aman, karena trauma. Akibatnya, program pemeliharaan kelapa sawit di kawasan itu terhenti sementara.

“Buruh dan para mandor yang bekerja di perusahaan kami, sekarang trauma. Karena itu, untuk sementara mereka terpaksa saya ungsikan ke lokasi yang aman,” kata Direktur PT Kana 2000, Fakhrurrazi kepada Serambi.

Fakhrurrazi menambahkan, seluruh buruh yang bekerja dalam program peumakmue gampong penanam sawit itu diungsikan, karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tak diinginkan, seperti penyerangan oleh pria bersebo terhadap Kepala Mandor PT Kana, M Yusuf. “Untuk itu, kita berharap polisi segera menangkap pelakunya. Jika tidak, dikhawatirkan program penamaman sawit yang mencapai 3.600 hektare itu bakal gagal,” tukasnya.  

Menurut Fakhrurrazi, buruh bangunan yang diungsikan itu akan dipulangkan kembali ke lokasi kerja setelah kondisi aman dan juga setelah kepala mandor dipeusijuek. “Tadi siang (kemarin -red) saya sudah membesuk kepala mandor sekaligus memberikan bantuan, tapi kondisinya masih trauma,” kata Fakhrurrazi seraya menambahkan bahwa biaya pengobatan mandor itu ditanggung oleh perusahaan.   

Kata Fakhrurrazi, penyerangan oleh dua pria bersenjata api dan bersebo itu merupakan yang kedua kalinya terhadap perusahaan yang ia pimpin. “Dua bulan lalu mobil jenis Hiline saya juga dibakar di kawasan Sido Mulio, Kecamatan Kuta Makmur. Kemungkinan besar pelakunya orang yang sama,” ucapnya.

Sebagaimana sudah diberitakan, M Yusuf (50), Kepala Mandor PT Kana 2000 mengalami luka bacok di kepala dan luka bakar di tangan setelah berkelahi dengan dua pria bersebo yang membawa senpi jenis AK dan parang, Sabtu (7/7) pukul 20.00 WIB. Hingga tadi malam, korban masih dirawat inap di Puskesmas Kuta Makmur, Aceh Utara. Namun, kondisinya sudah membaik dan tidak perlu diinfus lagi.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Kukuh Santoso, melalui Kapolsek Kuta Makmur Ipda Syafaruddin B, mengatakan untuk saat ini pihaknya masih terus memburu pelaku yang menyerang Kepala Mandor PT Kana 2000, M Yusuf.

Untuk mendapatkan informasi lanjutan, pihak kepolisiam telah memintai keterangan lima saksi. Semua saksi merupakan pekerja di perusahaan tersebut dan saat kejadian berada di lokasi. Namun, sejauh ini semua saksi tak mengenal siapa pelaku. Apalagi saat penyerangan malam hari itu terjadi di tempat kejadian tidak ada listrik, kecuali lampu teplok.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved