Foke Harusnya Ucapkan Terima Kasih pada Pendukungnya

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Walaupun menempati peringkat kedua dibawah pasangan Jokowi-Ahok, calon incumbent Fauzi 'Foke' Bowo dinilai sudah sepantasnya mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah mendukungnya selama ini.
"Walaupun mendapat peringkat kedua, Foke harusnya mengucapkan terima kasih pada yang mendukungnya. Tetapi nyatanya dia kan tidak ucapkan terima kasih. Ini bisa lari pendukungnya. Lain dengan Jokowi. Dia setelah melihat hasil quick count, bilang dengan ketulusan ini kemenangan bersama dari yang paling bawah. Itu luar biasa," ujar pengamat politik Universitas Indonesia, Iberamsyah, Jumat (13/7/2012) kepada Tribun.
Iberamsyah pun menilai mesin parpol Demokrat setali tiga uang dengan mesin parpol Golkar, yakni tidak bekerja saat pemilukada DKI sehingga menyebabkan pasangan Foke-Nara kalah bersaing dengan Jokowi-Ahok yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra. Menurutnya hanya ada dua partai yang bekerja mesin partainya, yakni PKS dan PDI Perjuangan.
"Demokrat itu nggak ada loyalitas sama partai. PKS memang massanya loyal, kalau PDIP ada rasa nasionalisme ke Megawati. Parpol lain nggak punya massa loyal, cuma ikut-ikutan. Saya rasa kekalahan Foke juga karena memilih Demokrat. Orang saat ini enggan pilih Demokrat," cetusnya.
Iberamsyah menambahkan, pada pemilukada DKI kali ini memang agak sulit ditebak prediksi siapa yang akan menang. Menurutnya hal itu terlihat dari perolehan suara PKS yang hanya 11 persen walaupun mempunyai basis massa yang loyal.
"Putaran kedua ini tergantung apa yang dijanjikan dan ketokohan pasangan calon. Kalau mengandalkan mesin parpol, tidak bisa dipercaya. Parpol itu bankernya koruptor," pungkasnya.
Klik Juga:

