Dugaan Money Politic Jokowi-Ahok Diputus Pekan Depan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dugaan money politic yang dilakukan pasangan Jokowi-Ahok hasilnya akan diketahui pada pekan depan. Apakah duet tersebut memang benar melakukan politik uang atau tidak saat putaran pertama Pilkada DKI Jakarta 2012.
Ketua Panwaslu Ramdansyah mengatakan telah memanggil saksi-saksi yang diduga menerima uang Jumat (20/7/2012) kemarin. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah benar uang itu untuk saksi pasangan calon Jokowi-Ahok.
Mereka adalah saksi-saksi untuk Jokowi-Ahok yang mendapatkan baju kotak, uang Rp.75 ribu dan surat mandat saksi.
"Mungkin selasa akan kami putuskan," ujarnya kepada Tribunnews.com melalui pesan singkat, Sabtu(21/7/2012).
Menurut Ramdansyah dari keterangan saksi dan bukti-bukti yang ada belum ada hal-hal yang memberatkan pihak terlapor, dalam hal ini duet Jokowi-Ahok.
"Sampai sekarang belum ada keterangan saksi atau bukti-bukti yang dapat memberatkan pihak terlapor," pungkasnya.
- Rangsang Warga DKI Ikut Pilgub, Panwaslu Gelar 'Ngabuburit'
- Baliho Raksasa Jokowi-Ahok Dipasang di Jalan Diponegoro
- Lima Ribu Guru Dukung Jokowi-Ahok
- Panwaslu Kota Jakarta Barat Waspadai Kampanye SARA
- Panwaslu Jakbar Rekomendasi Penyeragaman Tinta dan Pulpen
- Kurangi Golput Jokowi Berharap Pencoblosan di Tengah Minggu

