Isu SARA ke Jokowi-Ahok Bakal Gencar di Putaran Kedua

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang putaran kedua Pilkada DKI Jakarta isu SARA marak terjadi. Pengamat Politik UI, Hamdi Muluk mengatakan isu tersebut akan terus berlangsung pada putaran kedua.
"Usaha memobilisasi isu SARA makin gencar di putaran kedua," kata Hamdi ketika dihubungi Tribunnews.com, Minggu (29/7/2012).
Menurut Hamdi, isu SARA yang berkembang saat ini tidak mendidik masyarakat dan sangat tidak rasional. Ia melihat isu SARA tersebut banyak yang menyerang pasangan Joko Widodo (Jokowi)- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Ya tentunya sudah jelas isu SARA dipakai untuk kampanye hitam tertuju ke pasangan Jokowi-Ahok," ujarnya.
Hamdi melihat isu SARA hanya efektif untuk masyarakat menengah kebawah. Sedangkan untuk warga menengah keatas justru isu itu kontraproduktif.
Ia menduga isu SARA itu sengaja ditiupkan untuk menggembosi suara Jokowi-Ahok di putaran kedua.
"Tapi belum tentu efektif. Kalau pers bisa menujukkan bahwa kampanye hitam dengan isu SARA itu fitnah, justru simpati akan berbalik ke pasangan Jokowi-Ahok," tukasnya.
METROPOLITAN POPULER

