KPU DKI Dukung Panwaslu Tangani Isu SARA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPU DKI Jakarta mendukung Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI menangani isu SARA yang merebak dalam Pilkada DKI Jakarta.
"Kami menghargai apa yang sudah dilakukan Panwaslu, kami mendukungnya," kata Ketua Pokja Pendataan Pemilih KPU DKI Jakarta Aminullah ketika ditemui di kantornya, Senin (30/7/2012).
Aminullah mengatakan pihaknya tidak akan mencampuri isu SARA yang telah ditangani Panwaslu. Pasalnya, nanti akan terjadi tumpang tindih. Ia pun menyarankan warga yang mengetahui adanya isu SARA segera melaporkan kepada Panwaslu.
"Kalau ada isu seperti itu ya dilaporkan saja ke Panwaslu, apa lagi dilakukan oleh pasangan calon maupun tim kampanye, baik tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan maupun kelurahan melihat ada orang dengan sengaja melakukan itu ya harus dilaporkan," ujar Aminullah.
Aminullah mengungkapkan isu SARA yang berkembang saat ini tidak menguntungkan siapaun. Malahan memperkeruh suasana dengan adu domba.
"KPU tidak untung, Panwaslu tidak untung, dua pasangan calon juga tidak untung, kan ini mengadu domba. misalnya antara etnis satu dengan yang lainnya, yang mengambil untung ya orang-orang yang tidak menjadi stakholder pemilu, dia bukan pasangan calon, dia bukan penyelenggara. pastilah ada orang begitu senang berselancar dikisruhnya pemilukada," katanya.
Menurut Aminullah, semua pihak harus menghilangkan kecurigaan satu sama lain dan bekerja sesuai tugasnya masing-masing.
"Kalau itu disampaikan secara langsung, katakanlah ada kecurigaan-kecurigaan yang disampaikan lewat kampanye, ya bisa diminta pertanggung jawaban yang memberikan kampanye itu, apa maksud dia dalam tanda kutip mengadu domba," katanya.
Ayo Klik:

