Pemilihan Gubernur DKI
KIPP Kecewa Perannya Tidak Dianggap Panwaslu
Lembaga pemantau Pilgub DKI, merasa perannya tidak dianggap oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga pemantau Pilgub DKI, merasa perannya tidak dianggap oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta.
Kekecewaan itu dinyatakan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), saat seminar evaluasi pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta 2012 putaran pertama yang bekerja sama dengan The Asia Foundation, di Ballroom Oasis Amir, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2012).
Ketua KIPP Wahyu Dinata, sangat menyayangkan sikap Panwaslu yang tidak memberikan feedback atau verifikasi, terhadap temuan laporan kecurangan Pilgub DKI pada 11 Juli lalu.
"Tidak ada kajian. Yang kami bagikan di Panwas itu yang diserahkan ke KPU DKI. Percuma saja kami punya temuan," ujar Wahyu kecewa.
Panwaslu, lanjut Wahyu, menafsirkan sendiri temuan laporan KIPP, tanpa pernah berkomunikasi dengan si pemberi laporan.
Ke depan, Wahyu berharap Panwaslu dihuni orang yang benar-benar mengerti aturan.
"Diperlukan Panwas yang tegas dan ngerti aturan main," cetusnya. (*)
BACA JUGA
- Polisi Harus Bertindak Jika Ceramah Ganggu Ketertiban…
- Jokowi Mengaku Suka Rock dan Dangdut
- Saat Dua Basuki Bertemu di Solo
- Jokowi: Saya Penggemar Bang Haji Rhoma Irama