Ini Komentar Foke Soal Ceramah SARA di Masjid

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiaji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai konferensi pers dukungan Golkar kepada pasangan Foke-Nara, calon incumbent Fauzi 'Foke' Bowo menyempatkan menjawab pertanyaan perihal isu SARA yang mulai marak jelang putaran kedua pemilukada DKI.
"Kalau seorang pemuka agama atau katakanlah ulama, memberikan tausiah pada umatnya di Masjid dengan menggunakan ayat suci, apa itu salah?" kata Foke, Minggu (5/8/2012) saat ditemui di kawasan Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan.
Lebih lanjut, pria berkumis ini menekankan ia sebenarnya prihatin melihat isu SARA justru berkembang di Jakarta.
"Sebagai Gubernur, tentu saya prihatin. Tetapi yang jelas pegangan saya UUD 1945 dan Pancasila. Dengan pegangan itu, tidak ada tempatnya isu (SARA) itu berkembang atau dikembangkan oleh siapa pun di Indonesia," ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Foke kembali mengucapkan terima kasih pada Golkar yang memberikan dukungan kepadanya di putaran kedua.
Menurutnya, dukungan tersebut menggambarkan bahwa dalam politik tidak ada sesuatu yang permanen, mengingat pada putaran pertama Golkar memberikan dukungan pada pasangan Alex-Nono.
"Ini kan politik. Tidak ada sesuatu yang permanen. Kepentingan politik diletakkan pada prioritas pertama," paparnya.
KLIK JUGA:

