Dahlan Iskan: BUMN Harus Bantu Perkembangan Olah Raga
Dahlan Iskan berpendapat, ke depan Badan Usaha Milik Negara harus memikirkan atlet-atlet
Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan mengapresasi prestasi dua lifter Indonesia, Triyatno dan Eko Yuli Irawan yang berhasil meraih medali di Olimpiade London 2012.
Triyatno berhasil meraih medali perak pada kelas 69 kg dengan total angkatan 333 kg, sementara Eko Yuli Irawan meraih medali perunggu di kelas 62 kg, setelah menyelesaikan total angkatan seberat 317 kg.
"Prestasi Triyatno dan Eko Yuli Irawan sangat membanggakan dan menjadi obat luar biasa di tengah minimnya prestasi olahraga Indonesia,"ujar Dahlan Iskan saat ditemui dalam acara penyerahan penghargaan kepada dua lifter Indonesia di Stasiun Kereta Api Gambir, Selasa (7/8/2012).
Dua medali dari cabang olahraga angkat besi itu merupakan perolehan medali keseluruhan yang didapat kontingen Indonesia. Di cabang olahraga lain, seperti bulutangkis, atletik, renang, judo, panahan, menembak, dan anggar kontingen Merah-Putih gagal meraih medali.
Dahlan Iskan berpendapat, ke depan Badan Usaha Milik Negara harus memikirkan atlet-atlet dari cabang olahraga yang berpotensi meraih medali di tingkat internasional.
"Jangan lagi BUMN itu berorientasi pada kejuaraan di dalam negeri seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), kalau PON itu cukup Pemerintah Daerah, kalau sudah kejuaraan internasional baru boleh BUMN,"katanya.
Dahlan Iskan menambahkan, lebih baik BUMN itu fokus untuk mendanai cabang olahraga yang berpotensi di kejuaraan Internasional seperti Sea Games, Asean Games, ataupun Olimpiade.