Chikungunya Merebak di Cileunyi
Penyakit chikungunya menghantui warga Komplek Griya Bukit Manglayang
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -- Penyakit chikungunya menghantui warga Komplek Griya Bukit Manglayang (KGBM), Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Pasalnya, sebanyak 16 warga KGMB dari RT 04, RW 21 terserang penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dari spesies aedes aegypti.
"Iya betul sudah seminggu ini beberapa warga kami terserang penyakit Chikungunya. Tapi Alhamdulillah semuanya sudah berangsur pulih," ujar Dedi Rosadi, Ketua RT 4, Rw 21, KGBM, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (7/8/2012) sore.
Meski begitu, berangsur pulihnya warga itu tidak dibarengi dengan sirnanya penyakit yang memiliki gejala utama seperti tubuh terasa demam disertai dengan linu pada persendian. "Masih saja ada yang terserang. Baru saja anak yang bernama Dea, bocah yang masih berusia sekitar enam tahun dikabarkan terserang Chikungunya," kata Dedi.
Dedi pun menceritakan, penyakit chikungunya memang baru pertama kalinya menyerang RT 4/21 yang hanya memiliki penduduk sekitar 62 orang itu. Lagi pula, kata dia, kondisi lingkungan KGMB selalu bersih karena memiliki program kebersihan tiap minggunya.
"Selama 16 tahun tinggal di sini (KGMB) penyakit Chikungunya memang baru pertama kalinya terjadi," ujarnya.
Dedi pun menduga, penyakit chikungunya berasal dari nyamuk yang berkembang biak di kebun di wilayah RT 4/12, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Hal senada juga diutarakan Mia Zaenal (43), seorang warga yang sempat terserang chikungunya sekitar seminggu lalu itu. Kini, Mia yang sudah bisa beraktivitas kembali itu menilai jika sumber nyamuk yang menularkan Chikungunya berasal dari kebun-kebun yang berada di bawah kampung RT 4/12.
"Sumbernya memang belum diketahui berasal dari mana. Tapi awalnya beberapa warga di RT 4/12 terlebih dulu terserang," katanya ketika ditemui di kediamannya, Selasa (7/8/2012) sore.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung, Achmad Kustijadi, membenarkan jika warga KGBM terserang penyakit chikungunya. Namun, pihaknya sudah menangani persoalan tersebut. Ia pun mengatakan, penyakit chikungunya yang menyerang warga KGBM itu bukan termasuk kejadian luar biasa (KLB).
"Alhamdulillah sebanyak 16 warga itu sudah berangsur membaik setelah kami menurunkan petugas untuk memberikan pengobatan kepada penderita chikungunya. Tidak ada masalah," kata Achmad ketika dikonfirmasi Tribun melalui ponselnya, Selasa (7/8/2012) sore.