Kamis, 28 Mei 2026

Intel Gadungan Beraksi 4 ABG Jadi Korban

Empat anak baru gede (ABG) yang masih duduk di bangku kelas VII dan VIII sebuah SMP Negeri terkenal

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Empat anak baru gede (ABG) yang masih duduk di bangku kelas VII dan VIII sebuah SMP Negeri terkenal di Kota Tasikmalaya, menjadi korban penipuan berbau hipnotis seseorang yang mengaku intel polisi, Senin (6/8) petang. Akibat peristiwa tersebut, keempat ABG kehilangan Black Berry (BB) masing-masing.

Salah seorang korban, Kakang (14), warga Jalan Argasari, Kecamatan Cihideung, kepada polisi mengatakan dia bersama tiga rekannya menjadi korban penipuan di Jalan Panyingkiran. Tiga rekan Kakang yang juga menjadi korban intel gadungan adalah Rafi (14), Teguh (14) dan Ervan (13).

Saat keempat ABG itu dalam perjalanan pulang ke rumah, tiba-tiba mereka dihampiri seseorang berjaket kulit yang mengaku sebagai petugas intel dari kepolisian. Lelaki yang diperkirakan berusia sekitar 25 tahun itu mengaku sedang mencari seseorang bernama Dodi karena diduga sebagai anggota geng motor yang suka berulah.

Pelaku lantas meminta bantuan Kakang untuk mengambil gambar sebuah sepeda motor yang tengah berhenti di Jalan Panyingkiran. Namun karena BB miliknya tidak dibawa, pemotretan akhirnya meminjam BB milik temannya.

"Kemudian orang itu meminta BB milik kami dikumpulkan pada Ervan. Saya disuruh mengambil BB milik saya di rumah. Setelah BB dibawa dari rumah, kami naik angkot 01 dan saat berada di Jalan Tentara Pelajar semua BB akhirnya dikumpulkan di Ervan," papar Kakang.

Tiga korban, Kakang, Rafi dan Teguh diturunkan pelaku di tempat berbeda. Sementara pelaku masih mengajak Ervan tetap berada di dalam angkot. "Kami akhirnya bisa berkumpul kembali dan harap-harap cemas menunggu nasib BB kami," ujar Teguh.

Namun setelah Ervan pulang ke rumahnya, barulah diperoleh kabar bahwa BB mereka diserahkan kepada pelaku. Sebelum Ervan pulang, ketiga korban lainnya melapor ke Mapolsekta Cihideung.  "Kasus tersebut masih dalam pengembangan," kata Kabagops Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Yono Kusyono.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved