Anas: Omongan Foke Soal Jokowi Hanya Bercanda

TRIBUNNEWS.COM, BANGKALAN - Anas Urbaningrum, ketua umum partai pengusung calon gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke), Partai Demokrat, merasa yakin bahwa lontaran kalimat dari Foke yang menyuruh "nyolok" di Solo jika memilih Jokowi, adalah bercanda.
Menurut Anas, candaan Foke itu tidak perlu dainggap serius. "Kalau bercanda, kenapa diseriusi. Yang penting, bagaimana kita berusaha semua tahapan Pilgub DKI putaran kedua bisa berjalan baik, aman, tertib, demokratis, dan bermartabat. Jadi, kalau itu candaan, tempatkan sebagai candaan, kalau guyonan ya guyonan," ujar Anas di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Jumat (10/8/2012).
Lebih dari itu, Anas menduga bahwa seperti itu lah selera humor dari Foke. "Kalau pemimpin ajak humor dengan rakyatnya, itu kan bagus juga biar rakyatnya ketawa-ketawa," ucap Anas.
Diberitakan sebelumnya, Foke kembali membuat blunder lantaran komentar kontroversialnya saat mengunjungi korban kebakaran Kalimati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (7/8/2012).
Kepada salah seorang korban kebakaran, Foke menanyakan kepada korban kebakaran perihal pilihan dalam Pilkada DKI putaran kedua.
"Sekarang lo nyolok siapa? Kalo nyolok Jokowi, mending mah di Solo aja," kata Foke.
Sindiran sang gubernur yang kembali maju dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua ini bahkan terekam kamera video salah satu televisi swasta. Video tersebut juga diunggah ke YouTube dan memancing komentar warga.
KLIK JUGA:

