Jasad Fransiskus Mengapung di Sungai Bah Bolon
Suasana duka menyelimuti keluarga Sinaga yang beristrikan Boru Damanik, warga Jl Patuananggi, Pematangsiantar
Laporan Wartawan Tribun Medan, Adol Frian Rumaijuk
TRIBUNNEWS.COM, PEMATANGSIANTAR - Suasana duka menyelimuti keluarga Sinaga yang beristrikan Boru Damanik, warga Jl Patuananggi, Pematangsiantar. Jenazah sang anak, Fransiskus Alexander Sinaga (15) ditemukan mengapung di Sungai Bah Bolon, Selasa (21/8/2012).
Isak tangis langsung pecah begitu mengetahui penemuan mayat anaknya yang hanyut sejak Sabtu (18/8/2012) sekira pukul 14.00 WIB silam. Seorang warga di Sungai Bah Bolon di Belakang Koramil Nagori Bangun Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun sekitar pukul 08.30 WIB melihat jasadnya sudah mengapung. Padahal, sejak mendapat informasi hanyutnya Fransiskus, keluarga terus melakukan pencarian.
Diketahui, Siswa kelas I SMU Negeri 6 Pematangsiantar ini merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Pada Sabtu lalu, korban bersama teman-temannya hendak menyeberangi sungai Bah Bolon. Teman-teman korban sukses menyeberang. Nahas, saat giliran korban, tiba-tiba saja air meluap dari bagian hulu. Luapan air membuat korban terbawa arus.
Pencarian dilakukan oleh pihak keluarga sejak kejadian itu. Namun, upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Hingga korban hanyut beberapa jauh dari lokasi kejadian dan ditemukan warga sekitar. Jenazah akan dimakamkan di TPU Jl Bali.