Andik Dihukum Berjalan Sambil Hormat
Andik dihukum karena selain telat, Andik juga ketahuan tak mengenakan pakaian putih-putih sebagaimana disyaratkan panitia Ospek.
TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Kehadiran Andik Vermansyah memang menjadi magnet bagi Unitomo dan seluruh mahasiswa baru. Saat striker Timnas ini hadir di tengah-tengah mereka, suara teriakan mengelu-elukan Andik malah membahana.
Namun sebagian besar dari maba juga menghendaki diperlakukan adil. Maba ramai-ramai meminta Andik dihukum. Ada yang minta push up, atraksi bola, dan hukuman lain. "Hukum hukum.....!" Teriak para maba.
Mendengar teriakan ini, Andik makin grogi. Ekspresi dengan wajah memerah Andik tampak di depan teman-teman maba.
"Saya tidak papa dihukum push up. Asal jangan dihukum gantung," ucap Andik, Selasa (4/9/2012).
Andik dihukum karena selain telat, Andik juga ketahuan tak mengenakan pakaian putih-putih sebagaimana disyaratkan panitia Ospek.
Begitu juga dengan kelengkapan lain, topi irisan separo bola, tas goni, dan asesoris lain juga tak dilengkapi Andik.
Andik malah pakai baju kotak-kotak dan jins serta sepatu kets.
"Tapi saya terus terang tak lama-lama karena harus mengurus visa rencana ke AS. Ok, saya siap dihukum jalan keluar sambil hormat," kata Andik.
Kembali, maba memusatkan perhatian pada aksi Andik. Mulai mengenakan topi irisan separo bola, tas goni, dan kalungan kertas, di depan panggung, para maba menatap kuat perjalanan hukuman Andik.
Mulai di depan Aula lantai lima sampai keluar dengan jalan sambil hormat.