DHL Simulasi Penanganan Bencana Merapi
Sebanyak 34 orang, yang terdiri dari 27 relawan lokal dan 7 relawan tim DHL Tanggap Bencana Asia Tenggara, melakukan simulasi penanganan bencana.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pentingnya penanganan bencana, sebanyak 34 orang yang terdiri dari 27 relawan lokal dan 7 relawan dari tim DHL Tanggap Bencana (DHL Response Team – DHL DRT) DHL Asia Tenggara melakukan simulasi penanganan bencana mengacu peristiwa meletusnya gunung Merapi 2010 lalu.
Peserta pelatihan DHL Tanggap Bencana juga mendirikan gudang darurat di Desa Kepuharjo dan belajar bagaimana membuat dan mengirimkan speedballs, solusi bantuan bencana DHL yang inovatif, yang dirancang untuk mengirimkan bantuan pada daerah-daerah yang tak terjangkau.
Simulasi ini mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh pelatihan dasar bantuan bencana, manajemen pergudangan untuk kiriman bantuan bagi masyarakat korban bencana serta bagaimana bekerjasama secara efektif dengan PBB, dan organisasi bantuan bencana lainnya.
Carl Schelfhaut, Head of International Relations & Disaster Management Asia Pacific untuk Deutsche Post DHL, mengatakan persiapan yang lebih baik dan pelatihan darurat logistik yang rutin dalam menangani bantuan besar dari negara
lain sangat penting untuk menyalurkan bantuan dengan lebih cepat dan efektif kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Tim Tanggap Bencana DHL memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam memberikan bantuan saat
bencana alam," kata Schelfhaut dalam surat emailnya, Sabtu (8/9/2012).
Saat ini DHL DRT memiliki lebih dari 400 relawan di seluruh dunia, membentuk jaringan bantuan bencana global untuk wilayah rawan bencana, yang dikelola oleh DHL GoHelp Network di Panama, Dubai dan Singapura. (Eko Sutriyanto)
BACA JUGA: