Ledakan di Depok
Dua Kuli Bangunan Alami Luka Robek
Dua pekerja bangunan terluka akibat efek ledakan di Jalan Nusantara Raya Nomor 63 RT 04 RW 14, Beji, Depok, Jawa Bara
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua pekerja bangunan terluka akibat efek ledakan di Jalan Nusantara Raya Nomor 63 RT 04 RW 14, Beji, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (8/9/2012) sekitar pukul 21.00 WIB.
Dua pekerja bangunan tersebut sempat mendapat perawatan di Klinik Bima yang terletak sekitar 30 meter dari lokasi kejadian.
"Ada dua pekerja bangunan. Yang satu robek di telapak tangan kira-kira sepanjang 8 cm. Satu lagi di telapak dan lengan. Saya sudah sempat jahit. Setelah itu mereka dibawa anggota polsek Beji," ujar Irwan, dokter jaga di Klinik Bima Depok, Minggu(9/9/2012).
Menurut Iwan, dua pekerja bangunan itu adalah penghuni kamar di samping bangunan bernama Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara.
"Sebenarnya ada empat orang pekerja bangunan kontrak kamar itu. Tapi, tadi hanya dua yang ada. Nah, tadi yang dua pekerja itu yang terkena serpihan tembok akibat ledakan. Tadi, bajunya kotor sama debu," imbuhnya.
Sejumlah warga mengatakan, bahwa Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara bukan yayasan bagi anak yatim piatu sebagaimana umumnya. Yayasan yang terletak di posisi siku bangunan itu biasanya menjadi tempat pengobatan alternatif, seperti gurah, bekam, dan herbal.
Belum diketahui ledakan yang mengguncang Depok pada akhir pekan ini bom atau bukan. Hingga kini, petugas kepolisian masih melakukan penyisiran dan olah TKP.
Berita Terkait: Ledakan di Depok
- Penyewa Kontrakan Pondok Bidara Bernama Yusuf Rizaldi
- Satu Orang Dikabarkan Tewas Akibat Ledakan di Depok
- Sebelum Ledakan Ada Mobil Avanza Hijau Parkir
- Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara Beroperasi Sebelum Ramadan
- Kantor Pondok Bidara Kerap Didatangi Pria Berbaju Gamis
- Gegana Olah TKP, Pejabat Polda Metro Datang