Liga Super Indonesia
SFC Sudah Bicarakan Status Diego dengan Pelita
Selain bantahan dari sang pemain, pihak Pelita Jaya, selaku klub pemilik juga meributkan soal status Diego yang kontraknya diklaim Pelita hingga
Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Hendra Kusuma
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Persoalan rekrutmen Diego Michiels yang diklaim pihak manajemen Sriwijaya FC, ternyata menimbulkan beberapa polemik. Selain bantahan dari sang pemain, pihak Pelita Jaya, selaku klub pemilik juga meributkan soal status Diego yang kontraknya diklaim Pelita hingga 2014 mendatang.
"Hal itu sudah kami bicarakan dengan pihak Pelita, karena kami sudah berkomunikasi langsung dengan Pak Lalu Mara," jelas Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainudin, Senin (10/9/2012).
Menurut Hendri, semua bisa diatasi dan diselesaikan dengan cara baik-baik, sejauh ini pihak manajemen akan segera mengurus segala persoalan dan administrasi transfer Diego.
"Saya pikir itu bisa diselesaikan dengan baik-baik, dan tidak ada masalah, kami akan mengurusnya dan mengarahkan Diego untuk berpamitan dengan Pelita dan mengurus hal lainnya," jelas Hendri.
Seperti dilansir dari Kompas.com, Manajer Pelita Jaya, Lalu Mara, mempermasalahkan status Diego Michiels. Menurut Lalu Mara, Diego seharusnya tak bisa bermain di klub manapun, karena Pelita belum mengeluarkan surat pelepasan atau keluar bagi pemain tersebut.
Dalam beberapa hari terakhir, santer terdengar kabar Diego sedang didekati klub Indonesia Super League (ISL), Sriwijaya FC. Mendengar kabar tersebut, Lalu Mara langsung memberikan pernyataan terkait eks pemain yang pernah membela Pelita Jaya itu.
"International Transfer Certificate (ITC) Diego masih ada di Pelita Jaya. Pelita Jaya tidak pernah mengeluarkan surat pelepasan atau surat keluar atas nama pemain tersebut. Kontrak dia dengan Pelita Jaya sampai 2014," tegas Lalu Mara kepada wartawan, Senin (10/9/2012).
"Pemain tersebut kabur dan menginjak-injak kontrak, dengan alasan Pelita Jaya ikut kompetisi ISL," lanjutnya.
Lalu Mara juga sudah membicarakan hal itu kepada kubu Sriwijaya FC. Badan Liga Indonesia (BLI) juga sudah diberitahu Lalu Mara agar tidak memverifikasi status Diego.
"Kami berkomitmen dan sepakat tidak akan pakai pemain-pemain yang bermasalah. Itu kesepakatan bersama saat pertemuan di Hotel Park Lane beberapa waktu lalu," jelasnya.
"Saya sudah komunikasi dengan kubu Sriwijaya FC, yakni Dodi Alex Noerdin dan Hendri Zainuddin. Mereka sangat memahami dan akan mengusut masalah tersebut. Saya juga bicara dengan BLI untuk tidak melakukan verifikasi atas nama pemain tersebut. Bila Diego lolos verifikasi, saya akan perkarakan BLI sebagai operator kompetisi," jelasnya.
Baca Juga: