Madrid Putus Catatan Buruk Tandang
Partai lawan Rayo sebenarnya bukan partai tandang betulan karena Madrid hanya bermain di kota sendiri
TRIBUNNEWS.COM, MADRID - Real Madrid akhirnya berhasil mengakhiri tren buruk setiap bertanding di luar Santiago Bernabeu. Setelah menderita dua kekalahan tandang dari Getafe dan Sevilla, kini El Real membayar tuntas dengan kemenangan atas Rayo Vallecano, (25/9).
Partai lawan Rayo sebenarnya bukan partai tandang betulan karena Madrid hanya bermain di kota sendiri. Kandang Rayo memang terletak di kota Madrid, sama seperti Real Madrid.
Laga ini sejatinya digelar bersamaan dengan beberapa klub lain pada Minggu (23/9). Namun, akibat insiden padamnya lampu di Stadion Vallecas Teresa Rivero, pertandingan terpaksa ditunda dan digelar pada Senin (24/9) ini.
Penundaan laga tak terlalu berpengaruh terhadap semangat juang skuad asuhan Jose Mourinho untuk pulang membawa kemenangan. Terbukti sejak awal laga, Los Blancos langsung tampil menekan dan menciptakan banyak kesempatan.
Melalui serangan cepat pada menit ke-13, umpan terobosan Cristiano Ronaldo disambut Angel Di Maria yang menyisir sisi kanan pertahanan Vallecano. Melihat Karim Benzema berdiri bebas di mulut gawang, umpan silang mendatar dilepas wingerArgentina itu. Dengan sedikit sentuhan, Benzema pun tinggal menyontek bola ke dalam gawang.
Setelah gol pembuka itu, serangan Madrid sedikit mengendur. Vallecano coba bereaksi dengan terus meningkatkan agresivitas serangan. Namun, hingga babak pertama berakhir, upaya tuan rumah masih belum berhasil.
Memasuki babak kedua, tempo permainan masih belum berubah. Madrid mencoba terus mendominasi penguasaan bola dan menyerang dari kedua sisi lapangan. Sedangkan Vallecano beberapa kali mencoba memanfaatkan kelengahan lini belakang Madrid dengan melancarkan serangan balik.
Pada awal babak kedua ini, Alvaro Arbeloa hampir membuat kesalahan saat mengumpan ke arah kiepr Iker Casillas. Striker Vallcano berdiri bebas di depan gawang dan siap menyambut bola dari Arbeloa. Namun penguasaan bolanya tidak sempurna, sehingga berhasil dihalau oleh Casillas dan Sergio Ramos.
Pada pertengahan babak kedua, Benzema sejatinya mampu menciptakan gol kedua. Namun wasit tidak memberikan keuntungan kepada Madrid saat Di Maria dilanggar di tengah lapangan, tepat sebelum Benzema menerima bola. Gol tidak disahkan dan hanya menjadi tendangan bebas untuk Madrid.
Kebuntuan Madrid pada babak kedua akhirnya pecah pada menit ke-70. Bermaksud melepas umpan silang, bola dari Ronaldo membentur tangan salah satu bek Vallecano sedikit di dalam area penalti. Tanpa ampun, wasit pun menunjuk titik putih. Ronaldo yang didaulat sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Bagi Ronaldo, inilah gol penalti ke-25 sepanjang kariernya di Liga BBVA. Sekaligus melanjutkan tren tak kekalahan Madrid setiap dirinya mencetak gol. Madrid pun menutup laga dengan kemenangan 2-0, dan berhak naik ke urutan tujuh klasemen Liga BBVA dengan torehan tujuh poin. Madrid masih berselisih delapan angka dari Barcelona yang kokoh di puncak.