Sabtu, 13 Juni 2026

Idul Kurban Diperkirakan Bareng

"Saat itu, posisi ketinggian hilal masih dibawah ufuk, yakni minus 02,49 derajat," ujarnya

Tayang:

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Setelah perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1433 Hijriyah antara pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah yang bersamaan, perayaan Idul Adha tahun ini juga diperkirakan bareng lagi.

Anggota Badan Hisab dan Rukyat Provinsi Jatim KH Sholeh Hayat mengatakan, potensi Idul Adha akan dirayakan bareng, diperoleh dari isyarat keberadaan posisi hilal pada waktu ijtimak dengan perhitungan hisab pada hari Senin 15 Oktober bersamaan dengan tanggal 29 Dzulqo'dah, terjadi sekitar pukul 19.02 Wib setelah waktu Isya'.

"Saat itu, posisi ketinggian hilal masih dibawah ufuk, yakni minus 02,49 derajat," ujarnya, kepada Surya (tribunnews group), Rabu (10/10/2012).

Selain itu, lanjut Sholeh, berdasar hasil hitungan hisab para Ulama ahli hisab di Badan Hisab Rukyat Provinsi Jatim, dari 22 sistem rujukan kitab salaf dan modern, seperti Fathurrouf fil manan, hisab hakiki, newcomb, dan sejumlah kitab lainnya, hilal pada hari Senin malam masih belum dapat dirukyat. Sehingga umur bulan Dzulhijjah diistikmalkan atau digenapkan menjadi 30 hari.

"Dari situ dapat diambil kesimpulan,  bahwa tgl 1 Dzulhijah jatuh pada hari Rabu 17 Oktober 2012," jelas Sholeh, yang juga Ketua Tim Rukyatul Hilal PWNU Jatim ini.

Meski sudah ada gambaran akan bareng, untuk memastikan apakah Idul Adha jadi dirayakan Jumat, 26 Oktober 2012, menurut Sholeh, ada dua hal yang perlu ditunggu. Yakni, hasil rukyatul hilal tim PWNU Jatim dan hasil sidang istbat menteri agama untuk menetapkan Idul Adha 1433 Hijriyah.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved