Rabu, 13 Mei 2026

Workshop Film Hadirkan Pemateri Nasional dan Internasional

Kuantitas perfilman Indonesia yang mulai berkembang pesat di daerah, dinilai belum diimbangi dengan peningkatan kualitas.

Tayang:
Penulis: Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuantitas perfilman Indonesia yang mulai berkembang pesat di daerah, dinilai belum diimbangi dengan peningkatan kualitas.

Ada tiga hal yang menyebabkan kuantitas film Indonesia tidak berbanding lurus dengan kualitasnya.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman menilai, ada tiga hal yang menyebabkan kurangnya kualitas film Indonesia.

Pertama, kurangnya ilmu pengetahuan sinematografi. Kedua, tayangan film dan sinetron dirasa kurang mencerdaskan dan kurang mengaktualisasikan jati diri bangsa, sehingga menimbulkan duplikasi. Ketiga, tenaga pengajar broadcasting di SMK dan perguruan tinggi kurang kompeten.

Untuk meningkatkan kualitas perfilman, Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman Kemendikbud menggelar workshop peningkatan kualitas produksi film 2012.

Workshop digelar di tujuh kota besar di Indonesia, di antaranya Jakarta, Bandung, Denpasar, Semarang, dan Surabaya. Workshop akan dimulai pada 22 Oktober hingga 14 November 2012.

Pemateri kelas nasional dan internasional didatangkan. Sebuat saja Garin Nugroho, Didi Petet, dan Gatot Prakoso dari Indonesia, serta Michael Sheridan (Amerika Serikat) dan Koji Imaizumi (Jepang).

Peningkatan kualitas film diharapkan akan bermuara dari nilai budaya, kearifan lokal, dan nasionalisme. (*)

Sumber: TribunJakarta
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved