Sabtu, 30 Mei 2026

Jembatan Mbarung Terancam Ambruk

Jembatan berlantai kayu sepanjang 50 meter di Mbarung yang menghubungkan Kecamatan Lawe

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Asnawi

TRIBUNNEWS.COM, KUTACANE - Jembatan berlantai kayu sepanjang 50 meter di Mbarung yang menghubungkan Kecamatan Lawe Alas dengan Babussalam, Kabupaten Agara, terancam ambruk. Bagaimana tidak, lantai jembatan sudah mulai keropos dan Oprit (penghubung konstruksi perkerasan dengan kepala jembatan) nyaris putus.

“Jembatan dan jalan itu telah menjadi sarana vital masyarakat untuk  mengangkut hasil bumi ke pasar yang juga menghubungkan ke Lawe Alas, Babul Rahmah, Tanoh Alas, Darul Hasanah dan kecamatan lainnya.” ujar Muhammad Amin, warga Lawe Alas, kepada Serambi, Senin (29/10/2012).

Dia juga menyebutkan, lantai jembatan Mbarung sudah beberapa kali ditambal  dengan papan, namun kurang maksimal. “Jangan jembatan dan opritnya putus baru diperbaiki dinas terkait, apalagi saat ini lubang di lantai jembatan itu sudah menganga dan siap mengancam bagi pengguna jalan,” ujar M Amin.

Terkait hal itu, Kadis Bina Marga Cipta Karya Agara, Khairul Anwar melalui stafnya, Sapta Marga, kepada wartawan, Senin, (29/10/2012) mengatakan, persoalan kerusakan jembatan dan oprit Mbarung telah dimusyawarahkan dengan masyarakat Lawe Alas, Tanoh Alas, dan Babul Rahmah.

Berdasarkan hasil musyawarah, warga meinta mendesak mereka mempercepat perbaikan jembatan, apalagi jembatan itu vital bagi penduduk di empat Kecamatan.

Dia menyatakan pihak Dinas BMKC akan segera memperbaiki jembatan tersebut karena sudah sangat mendesak dan dikhawatirkan bisa ambruk diterjang luapan Sungai Alas jika tidak segera diperbaiki.Dia mengungkapkan akan segera berkoordinasi dengan Bupati Agara dan pihak DPRK, membahas perbaikan jembatan tersebut.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved