Pop Melayu Hati Band Kaya Musik Tradisional
Hati band, merilis album perdananya bertajuk "Selalu Menemani". Tak Sekadar musik pop melayu umum namun berbeda dalam sentuhan tradisional.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musik pop Melayu, bukan barang asing lagi di telinga masyarakat. Sejumlah band menjadi besar karena mengusung genre musik tersebut. Sebut saja, Kangen Band, Wali, dan ST12. Kenyataan itu, rupanya tidak menciutkan nyali Hati Band yang mencoba peruntungannya di blantika musik Indonesia dengan genre musik serupa.
Mereka merilis album perdananya bertajuk "Selalu Menemani". Dalam album itu terdapat 12 lagu berirama pop Melayu kental. Mereka berani muncul bukan tanpa perhitungan. Meskipun mengusung genre musik pop Melayu, band yang digawangi oleh Achyel (vokal), Reza (bas), Rudi (drum), dan Dida (gitar), tetap memberikan perbedaan.
Mereka memasukkan unsur tradisional khas Sunda dalam musiknya. Sang vokalis memainkan instrumen suling dalam beberapa lagu yang menjadi andalan. Sebut saja seperti "Pulang Kampung" yang mengingatkan para Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri.
"Itu jadi menjadi ciri khas kita. Jadi, bukan sekadar vokal yang dikuasai Achyel. Dia juga bisa menguasai alat musik suling, kendang Sunda. Dia dulu pemain gamelan Sunda," papar Dida, dalam jumpa pers di Bekasi Square, Bekasi, Jawa Barat. Achyel seperti halnya Ian Anderson, vokalis band rock Jethro Tull yang piawai memainkan flute.
Dida meyakini belum ada band melayu yang memasukkan unsur tradisional Sunda dengan instrumen suling seperti bandnya. Makanya, ia mewakili teman-temannya menatap optimis terkait keberhasilan album debutnya itu.
Satu hal lagi, mereka juga meng-cover lagu duet milik Amy "Search" dan Inka Kristi berjudul "Cinta Kita". Lagu itu kemudian diharapkan mampu mendongkrak rasa penasaran pecinta musik Indonesia.