Formula 1
Gelar Juara Vettel Terancam Dicopot
Pembalap yang baru saja menggondol titel juara dunia Formula One untuk ketiga kalinya terancam dibatalkan
TRIBUNNEWS.COM, SAO PAULO - Ferrari sedang mempertimbangkan mengajukan banding ke FIA atas manuver menyalip ilegal oleh Sebastian Vettel selama balapan terakhir di Interlagos.
Rekaman yang beredar di YouTube muncul untuk menunjukkan juara dunia tiga kali berturut-turut itu menyalip pembalap Toro Rosso Jean-Eric Vergne dalam kondisi bendera kuning di lap awal balapan di Brasil yang diguyur hujan.
Menyalip dalam kondisi seperti itu ada melanggar aturan F1 dan biasanya jika terbukti bersalah di saat balapan masih berlangsung, maka sang pembalap akan menerima penalti drive-through. Tetapi, jika pelanggaran diketahui setelah balapan usai, maka hukumannya adalah tambahan 20 detik dari catatan waktu finis sang pembalap.
Vettel finis di urutan keenam dalam balapan itu sementara pebalap Ferrari Fernando Alonso di urutan kedua, membuatnya harus merelakan gelar untuk Vettel dengan perbedaan tiga poin saja.
Namun, jika Ferrari memilih untuk mengajukan banding terhadap hasil dengan badan dunia motorsport, di mana mereka diberi waktu hingga Jumat untuk melaporkannya, maka Vettel bisa diturunkan ke tempat kedelapan jika penalti waktu diterapkan.
Jika terjadi demikian, maka Alonso-lah yang berhak menjadi juara dunia tahun ini.
Seorang juru bicara Ferrari memberikan konfirmasi, seperti dikutip Dailymail. "Apa pun yang mengancam kredibilitas kejuaraan harus diperiksa."
FIA sendiri yakin bahwa Sebastian Vettel tidak melakukan kesalahan dalam Grand Prix Brasil, yang mengantarkan dia meraih juara 2012.
Hal itu menanggapi pertanyaan Ferrari kepada FIA sehubungan dengan 'insiden' ketika pembalap Red Bull tersebut menyalip Jean-Eric Vergne dari Tim Toro Rosso di Brasil.
"Insiden itu tidak langsung dilaporkan kepada pengawas balapan karena tampaknya pada saat itu tidak perlu untuk melaporkannya," tutur Norman Howell, Direktur Komunikasi FIA.
"Karena Ferrari sudah mengirim surat untuk meminta penjelasan maka kami akan memberikannya kepada mereka,"