Rabu, 27 Mei 2026

Blue Bird Keukeuh Tetap Beroperasi di Batam

Operator taksi Blue Bird tetap akan beroperasi di Batam, Kepualaun Riau (Kepri) dalam waktu dekat meskipun ada pihak yang menentangnya.

Tayang:
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews Batam, Aprizal

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Operator taksi Blue Bird tetap akan beroperasi di Batam, Kepualaun Riau (Kepri) dalam waktu dekat meskipun ada pihak yang menentangnya. Namun pihak Blue Bird belum menjelaskan kapan tepatnya pengoperasian itu.

"Seperti komitmen awal, kami akan tetap beroperasi dalam waktu dekat. Usaha yang kami jalankan ini bukan merampas atau merampok hak orang lain," ujar Teguh Wijayanto, Public Relations Blue Bird kepada Tribun, Minggu (2/12/2012).

Empat hari lalu pengoperasian Blue Bird sempat mendapat hadangan sekelompok orang. Mereka merusak taksi dan menganiaya sopirnya.

Pihak kepolisian sempat menangkap para pelaku, namum belakangan dilepas kembali setelah didesak para sopir taksi di Batam.

"Usaha kami ini untuk kepentingan masyarakat Batam dan kota Batam. Permasalahan yang terjadi belakangan ini hanya merugikan masyarakat Batam sendiri," jelas Teguh.

Teguh menduga ada pihak-pihak tertentu yang berupaya menghalangi beroperasinya armada taksi dari Jakarta tersebut.

Menurut Teguh, para pelaku yang melakukan perusakan taksi Blue Bird, hanya orang-orang yang dijadikan alat untuk kepentingan orang tertentu.

Seharusnya dengan beroperasinya taksi Blue Bird di Batam, ungkap Teguh, menjadi mementum bagi para stake holders pengelola taksi yang sudah terlebih dahulu ada untuk bangkit bersama-sama.

"Mari saling belajar untuk menyediakan sarana angkutan umum yang baik bagi masyarakat Batam. Bagi stake holders yang sudah terlebih dahulu ada, kami terbuka memberikan masukan mengenai bagaimana menyediakan transportasi yang baik. Kami juga bukan yang baik-baik sekali, tapi saling memberi masukan," ungkap Teguh.

Ia menambahkan, bila seluruh sarana dan prasarana angkutan umum, khususnya pertaksian di Batam sudah bagus, otomatis kendaraan pribadi akan berkurang.

Manfaatnya lagi, kata Teguh, masyarakat Batam akan selalu menggunakan taksi daripada menggunakan kendaraan sendiri, secara tidak langsung pasar pertaksian di Batam akan bergairah.

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved