Estafet Putra Jatim Pecahkan Rekornas 4 x 200 Meter
Satu rekor nasional Estafet berhasil dipecahkan oleh tim estafet putra Jawa Timur.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satu rekor nasional Estafet berhasil dipecahkan oleh tim estafet putra Jawa Timur. Tampil di nomor estafet 4 x 200 meter remaja putra di Kejurnas Atletik Hot Sprint Yunior dan Remaja yang berlangsung sehari pada Sabtu (8/12/2012) di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, tim Estefet Jawa Timur itu membuat bangga dunia atletik di tanah air.
Diperkuat empat pelari andalannya Rendiyana Putra, Samuel Febrito Santos, Dafit Ali serta Bintang Nawa Sakti, tim Estefet Jatim itu berhasil mencatat waktu terbaik 1:31,04 menit. Catatan waktu ini memperbaiki rekornas milik tim estafet remaja Jatim yang dicatat pada 14 April 2012 dengan waktu 1:31.14 menit.
Posisi kedua nomor ini direbut oleh tim estafet DKI Jakarta yang diperkuat Reyno Adi Nugroho, Dedi Prawira Sahulatt, Khusnun Nizar, serta Muhamad Dimas Supriyanto dengan catatan waktu 1:32.46 menit. Sedangkan peringkat ketiga jadi milik tim estafet Sumatra Selatan dengan waktu 1:32.70 menit dengan materi pelari Bambang Setiawan, Toni Afrian, M.Saugi, serta Akbar Saputra.
Nomor 4 x 200 meter estafet remaja putra merupakan satu-satunya rekornas yang pecah di Kejurnas yang khusus digelar untuk atlet yunior, remaja serta pelajar SD dan SMP ini.
Sementara di nomor 4 x 200 meter remaja putri, tim putri Jatim gagal memenuhi ambisi menyamai prestasi rekan putra mereka. Tim estafet putri Jatim harus puas menempati peringkat kedua di belakang tim estafet putri Jabar yang menduduki peringkat pertama. Sedangkan peringkat ketiga direbut tim estafet putri DKI Jakarta.
Yang menarik, ajang Kejurnas Hot Sprint Yunior dan Remaja ini justru melahirkan kontingen Sumatra Barat sebagai juara umum dengan meraih dua medali emas yang datang dari nomor lari 1000 meter remaja putra dan putri. M.Hafiz keluar sebagai juara lari 1000 meter remaja putra serta Aprilia Kartina juara di nomor lari 1000 meter remaja putri.
Tuan rumah DKI Jakarta beruntung masih kebagian satu medali emas melalui nomor lari 60 meter remaja putri melalui sprinternya Irene Alisjahbana yang mencatat waktu terbaik 7,74 deik. Irene mengungguli Hasruni (Sulsel) dengan waktu 7,84 detik serta Eka Cahaya Ningrum (Jatim) dengan waktu 7,93 detik.
Menurut Sekjen PB.PASI, Tigor Tanjung digelarnya Kejurnas Atletik Hot Sprint Yunior dan Remaja merupakan bagian dari pembinaan bagi atlet-atlet muda Indonesia. Event ini merupakan event penutup di musim 2012 ini.
"Meski hanya berlangsung sehari tapi peminatnya ternyata cukup besar, sekitar 450 atlet dari seluruh Indonesia mengikuti kejurnas ini," ujar Tigor.
Tentang dipertandingkannya nomor lari 1000 meter, lanjut Tigor, pihak PB.PASI mengacu pada Olimpiade Remaja yang mulai mempertandingkan nomor 1000 meter ini. Dengan demikian diharapkan Indonesia juga bisa meloloskan atletnya di Olimpiada Remaja untuk nomor lari 1000 meter.
Klik Tribun Jakarta Digital Newspaper