Dua Pembobol ATM Tertangkap Saat Beraksi
Mereka dikejar jika ketahuan saat beraksi
Laporan dari M Taufik wartawan surya
TRIBUNNEWS.COM,TUBAN – Dua pelaku pembobolan mesin ATM tertangkap saat beraksi di ATM BRI Jl Sunan Kalijogo, Tuban, Senin (10/12/2012). Mereka adalah Ari Winarto (26) warga Desa Kedungmulyo, Kecamatan Lasem, Rembang; dan Angga Ragata (26) warga Desa Dorokandang, Kecamatan Lasem, Rembang, Jawa Tengah.
Dalam aksinya, pelaku mendatangi lokasi menggunakan sepeda motor Honda Beat K 5680 FM. Selanjutnya, Ari Winarto beraksi di dalam bilik ATM untuk membobol brangkas dan Angga menunggu di depan pintu ATM guna mengawasi lokasi.
Pelaku menggunakan dua linggis untuk mencongkel mesin ATM, pisau sebagai alat memutus kabel CCTV dan mematikan lampu, serta memakai kaus tangan supaya tidak meninggalkan sidik jari di lokasi.
Apes, baru berhasil membongkar mesin ATM yang berada di sebarang kantor kecamatan Kota Tuban dan belum sempat mengambil uang di dalamnya, ada warga yang curiga dengan kondisi ruang ATM yang gelar serta ada dua orang berada di dalamnya.
“Warga kemudian melapor ke polisi. Dan beberapa saat kemudian, kedua pelaku berhasil ditangkap petugas di lokasi kejadian,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Arief Kristanto usai penangkapan.
Keduanya lantas digelandang ke Polres Tuban. Termasuk barang bukti berupa dua linggis, pisau, puluhan paku, sepeda motor dan peralatan lain yang dipakai kedua pelaku juga diamankan polisi.
Dalam pemeriksaan diketahui bahwa pelaku sudah dua kali melancarkan aksi serupa. Sebelumnya, mereka juga sempat berusaha membobol mesin ATM di Kudus, Jawa Tengah. Dan pelaku juga terbilang profesional karena telah menyiapkan berbagai hal terkait aksinya.
Motor yang sebenarnya berwarna hitam mereka tempeli stiker putih dan plat nomornya juga sudah ditumpuki dengan plat nomor palsu. Tujuannya, jika sampai ketahuan dan mereka kabur, dengan mudah bisa mengelabuhi pengejarnya dengan melepas stiker putih motor serta menarik plat nomor palsunya.
“Termasuk sejumlah paku yang dibawa itu juga tujuannya untuk ditebar saat mereka dikejar jika ketahuan. Tapi, untungnya pelaku keburu tertangkap saat beraksi,” sambung Arief Kristanto.
Uang di dalam brangkas ATM itu, menurut petugas Bank, ada sekitar Rp 250 juta. Namun, semua uang dalam keadaan aman karena kedua pelaku telah tertangkap terlebih dulu sebelum mereka berhasil menggasak brangkas ATM tersebut.