Minggu, 12 April 2026

Bank Besar Bukan Berarti Lebih Baik

"Bank besar bukan berarti pertumbuhan lebih baik, kita mengukur kuantitatif dan kualitatif, pertumbuhannya dari berbagai aspek

Editor: Budi Prasetyo

* Banking Award 2012 di Jambi

TRIBUNNEWS.COM  JAMBI,  - Bank Indonesia memberikan penghargaan (banking award) kali pertama di tahun 2012 ini. Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan dorongan motivasi untuk bekerja lebih baik.

Banking award diberikan kepada bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan kategori, yakni bank umum penyalur kredit produktif terbaik 2012, BPR penyalur kredit produktif terbaik 2012, bank umum berkinerja  terbaik 2012, dan BPR berkinerja terbaik 2012.

Marlison Hakim Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi menyampaikan penilaian yang masuk nominasi dan pemenang berdasarkan beberapa variabel kuantitatif dan kualitatif. Terutama katanya, dari segi kemampuan menghasilkan laba, panduan menangani kredit bermasalah, dan beragam indikator penilaian lainnya.

"Bank besar bukan berarti pertumbuhan lebih baik, kita mengukur kuantitatif dan kualitatif, pertumbuhannya dari berbagai aspek. Seperti pertumbuhan asetnya, kalau bank besar tapi pertumbuhannya belum tentu besar pula, katakanlah begitu," ujarnya

Di antara bank peraih banking award 2012 di antaranya, bank umum penyalur kredit produktif terbaik 2012 di Jambi yang masuk nominasi adalah Bank Panin, Bank Bukopin, dan Bank CIMB Niaga, sedangkan pemenangnya PT Bank Bukopin Cabang Jambi.

Sementara BPR penyalur kredit produktif terbaik 2012, nominasinya BPR Pondok Meja Indah, BPR Mitra Lestari, dan BPR Pembangunan Kerinci. Pemenangnya adalah BPR Pembangunan Kerinci.

Untuk bank umum berkinerja  terbaik 2012, nominasnya Bank Muamalat Cabang Jambi, BPD Cabang Bungo, dan BRI Cabang Kuala Tungkal. Pemenangnya adalah Bank Muamalat Indonesia, Cabang Jambi.
Sedangkan BPR berkinerja terbaik 2012 nominasinya BPR Batanghari, BPR Pembangunan Kerinci dan PT BPR Mitra Lestari. Pemenangnya PT BPR Mitra Lestari.

Direktur Utama BPR Mitra Lestari yang merupakan BPR berkinerja terbaik 2012, Tanjumin mengatakan penghargaan yang diperoleh ini merupakan berkat kerjasama tim serta semua karyawan yang potensinya layak diapresiasi.

Sehubungan dengan kinerja BPR Mitra dia mengatakan setiap tahun mengalami peningkatan baik segi aset maupun DPK. Dan juga market share-nya merambah dari daerah dan luar daerah. "Aset saat ini mencapai Rp 80 miliar, sedangkan DPK sekitar Rp 60 miliar ini ada dana pihak terkait juga," ujarnya

Direktur Utama BPR Pembangunan Kerinci Muhammad Dalil diminta komentarnya mengatakan sejak berdiri 2009 lalu BPR Pembangunan Kerinci terus mengalami pertumbuhan.

Bank yang lebih banyak fokus ke rakyat kecil ini melayani nasabah menggunakan mobil khusus hingga ke pelosok desa. "Satu mobil dengan tiga orang pegawai. Jadi kita lebih banyak melayani nasabah mikro, bahkan dibawah mikro," katanya

Nasabah BPR Pembangunan Kerinci sudah mencapai 7 ribu, dan aset sekitar Rp 17 miliar dan DPK Rp 13 miliar. Setiap tahun mengalami peningkatan sebesar 50 persen, untuk tahun 2013 ditargetkan Rp 27 miliar pertumbuhan aset. "Dengan perkembangannya kita akan buka cabang lagi di Jujun, Kecamatan Keliling Danau," katanya.

Mengenai BPR Batanghari yang masuk nominasi BPR dengan kinerja terbaik tahun 2012, Direktur Utama BPR Batanghari P Hasuruan bilang itu berkat kerja keras tim mereka. Capaian Dana Pihak Ketiha (DPK) yang mereka himpun jadi indikatornya.

 Kenaikannya dari tahun lalu mencapai 25 persen,” katanya kepada Tribun seusai acara. BPR Batanghari sendiri sejauh ini baru memiliki dua kantor di Kota Jambi dan di Bungo.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved