Calon Presiden 2014
Ini yang Bikin Tingkat Popularitas Rhoma Irama Tinggi
Wakil Ketua MPR Hajriyanto Tohari menilai, logis bila Rhoma Irama masuk urutan pertama dalam hal popularitas.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hajriyanto Tohari menilai, logis bila Rhoma Irama masuk urutan pertama dalam hal popularitas, di antara calon presiden lainnya.
Namun, ia mengingatkan bahwa survei capres selalu membedakan secara analitis, terkait popularitas, kesukaan, keterpilihan, atau elektabilitas.
"Saya rasa masuk akal kalau Bang Haji Rhoma Irama tertinggi. Bukan saja Bang Haji seorang musisi genius, melainkan juga lagu-lagu melayu dangdutnya sangat populer, merakyat, dan dikagumi dalam rentang waktu hampir empat dasawarsa terakhir," tutur Hajriyanto ketika dikonfirmasi, Senin (14/1/2013).
Untuk itu, lanjut Hajriyanto, tidak heran jika Rhoma Irama memiliki konstituen, dan komunitasnya sangat luas.
"Saya rasa, hampir tidak ada orang Indonesia yang tidak kenal Bang Haji," ucap Ketua DPP Partai Golkar.
Hajriyanto menuturkan, tokoh yang sangat populer belum tentu disukai, dalam artian tingkat kesukaan publik tinggi. Bahkan, bisa jadi tokoh yang popularitasnya tinggi, tapi elektabilitasnya rendah.
"Walhasil, yang populer belum tentu disukai, dan yang disukai belum tentu dipilih. Itulah kenyataan dalam politk," papar Hajriyanto.
Sebelumnya diberitakan, keinginan Rhoma Irama mencalonkan diri sebagai presiden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, tampaknya bukan asal-asalan.
Sang Raja Dangdut ternyata paling populer ketimbang Capres lain, terutama bagi masyarakat Jawa Timur. Ini setidaknya terlihat berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaga survei Presisi Poll yang dirilis pada Minggu (13/1/2013).
Dalam survei yang melibatkan 440 responden dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang dipilih secara acak dengan margin error 5 persen, popularitas Rhoma mencapai 95,7 persen.
Popularitas Rhoma mengalahkan popularitas sejumlah tokoh nasional lain seperti Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (79,8 persen), dan Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto (75,1 persen).
Direktur Eksekutif Presisi Poll Heliosa Soerwianto mengatakan, tingginya popularitas Rhoma Irama menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya Jatim, masih suka Rhoma.
Meski populer, ternyata dari sisi akseptabilitas (disukai) dan elektabilitas (dipilih), Rhoma masih kalah dengan sejumlah tokoh nasional lainnya. (*)