BI Manado Minta Perbankan Perketat Pengawasan ATM
Pemantauan tersebut selain melihat kondisi ATM tersebut juga dapat mencegah tindakan kejahatan.
TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulut meminta perbankan melakukan pemantauan terhadap seluruh anjungan tunai mandiri (ATM). Pemantauan tersebut selain melihat kondisi ATM tersebut juga dapat mencegah tindakan kejahatan.
"Perbankan lakukan pemantauan terhadap ATM yang beroperasi di masing-masing bank. Selain pelayanan nasabah berlangsung baik, juga dapat mencegah orang-orang yang tidak bertanggung jawab," kata Suhaedi, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulut, Senin (13/1).
Ia mengatakan, selama ini tindakan kejahatan di ATM tidak terlalu banyak. Hal ini berkat dari kinerja perbankan dalam melakukan pengawasan di masing-masing ATM.
"Dari bank terus melakukan pengawasan di masing-masing bank. Seperti bank BNI yang melakukan pengawasan dan berhasil mengagalkan tindakan kejahatan sehingga tidak menimbulkan kerugian," ujarnya.
Suhaedi mengharapkan kepada masyarakat, agar terus lebih waspada dan melihat kondisi langsung di ATM. Kalau masyarakat mendapatkan gangguan kartu ATM terjanggal langsung melihat nomor resmi. "Masyarakat harus mengetahui langsung nomor-nomor resmi perbankan. Hal ini agar masyarakat tidak dirugikan nantinya," ucap Suhaedi.
Seperti diberitakan sebelumnya,TimARC-Monitoring ATM BNI kembali berhasil menggagalkan aksi pembobolan mesin ATM di Queen Mart Paal Dua, Jumat (8/1) malam. Pelaku berhasil ditangkap beserta barang bukti peralatan dan langsung dibawa ke polisi.