Sabtu, 9 Mei 2026

Noah dan Raisa 'terbesar' di 2013

Pengamat dan praktisi menjagokan band Noah dan solois Raisa sebagai penampil musik yang akan menuai sukses besar tahun ini.

Tayang:

Nama Noah dan Raisa diramalkan pengamat dan praktisi akan makin melejit melebihi artis lain pada tahun 2013.

Noah, lahir dengan nama Peter pan tahun 2000, tahun lalu menggelar tur ke Melbourne, Hong Kong, Kuala Lumpur, Singapura dan Jakarta.

Tur maraton dalam tempo hanya dua hari ini dimaksudkan sebagai salam pemuka setelah sepanjang dua tahun band ini vakum akibat hukuman penjara yang harus dijalani vokalisnya, Nazriel Irham alias Ariel akibat kasus video mesum.

"Tahun 2005 Noah, waktu itu namanya Peter pan, adalah satu dari dua band papan atas Indonesia, pesaingnya Jamrud. Angka penjualan Peter pan untuk album Bintang di Surga 2,5 juta keping," kata pengamat usik Bens Leo saat diwawancarai untuk program Info Musika BBC.

Peter pan sukses bukan cuma karena keberhasilan menjual album studio, kata Bens, tetapi juga kemampuan beraksi di panggung. Kemampuan terakhir ini kemudian tidak banyak muncul akibat maraknya pemasaran musik dengan format super mini nada dering telepon genggam (ring back tone).

"Tahun 2005 itu sebenarnya awal sekaligus akhir kekuatan band rekaman sekaligus band panggung yang baik," tambah Bens.

Noah juga dijagokan oleh Bhita Harwantari, yang selama tujuh tahun bekerja sebagai direktur musik untuk siaran I-Radio di Jakarta.

Di radio yang khusus memutar musik karya artis Indonesia ini Bhita melihat Noah bukan cuma sukses mengembalikan basis fans lama setelah Ariel keluar penjara, tetapi juga menjaring massa lebih luas termasuk kelompok yang selama ini diasosiakan dengan 'selera tinggi' kelas menengah-atas.

"Mereka ini yang digambarkan menggunakan smartphone, dekat dengan social media, rajin nge-tag, dengan bangga posting foto mereka beli album Noah di gerai KFC," kata Bhita.

Album Separuh Aku yang dirilis September -kurang dari dua bulan setelah Ariel bebas bersyarat Juli 2012- terjual langsung lebih dari 750 ribu keeping dalam tempo kurang dari tiga bulan.

"Ini fenomena bagus. Kalau dulu artis atau band diasosiasikan dengan kelas (pendengar radio) A-B-C-D, Noah sepertinya mampu menjaring semuanya," tambah Bhita.

Payung Teduh

Tetapi tidak semua pengamat memilih Noah.

Denny Sakrie memandang kesuksesan Noah ditunjung dengan keleluasaan meniru karya musisi lain yang menurutnya sangat menurunkan kredibilitasnya.

Album Payung Teduh

Payung Teduh baru merilis album Dunia Batas tahun lalu dan langsung menggaet penghargaan Tempo.

"Lagu Separuh Aku itu, sorry to say, sangat terasa TOTO-nya, band Amerika. Terus entah kenapa juga mengambil intro dari karya (musisi) Yanni," ulas Denny.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved