Senin, 13 April 2026

Tidak Ada Pembebasan Lahan dalam Pembangunan Monorel

PT Adhi Karya selaku konsorsium BUMN memprediksi nilai investasi monorel Jakarta tahap I memakan biaya sebesar Rp 8 triliun.

Editor: Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Adhi Karya selaku konsorsium BUMN memprediksi nilai investasi monorel Jakarta tahap I memakan biaya sebesar Rp 8 triliun. Dana tersebut berasal dari seluruh konsorsium BUMN.

Kiswo Darmawan, Direktur Utama Adhi Karya, mengatakan ada lima konsorsium yang terlibat dalam proyek monorel Jakarta tahap I, yaitu PT Adhi Karya Tbk, PT Jasa Marga Tbk, PT Telkom, INKA dan LEN. "Semua pembiayaan berasal dari lima konsorsium tersebut," kata, Kamis (7/2/2013).

Kiswo menjelaskan, dana investasi seluruhnya akan digunakan untuk pembangunan monorel Jakarta tahap I seperti konstruksi dan rel. Biaya tersebut tidak digunakan untuk pembebasan lahan. "Kita kan di pinggir tol, jadi tidak ada pembebasan lahan," kata Kiswo.

Proyek monorel Jakarta tahap I akan mengambil rute Bekasi Timur - Cawang, Cibubur-Cawang, dan Cawang-Kuningan. Perkiraan tarifnya adalah Bekasi Timur-Cawang Rp 15.000, Cibubur-Cawang Rp 15.000, Cawang-Kuningan Rp 10.000.

Monorel ini rencananya akan dikerjakan sepanjang 52.126 kilometer, dari Bekasi Timur-Cawang, Cibubur-Cawang, dan Cawang-Kuningan. Adhi Karya juga sebelumnya pernah mengatakan akan mengembangkan monorel lanjutan dari Tangerang-Palmerah kemudian dilanjutkan dari Palmerah-Kuningan.

Untuk tahap I rencananya akan mulai dibangun tahun depan. "Dimulai tahun depan, dan harapannya bisa beroperasi mulai tahun 2017," ujar Kiswodarmawan.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved