Jumat, 10 April 2026

Kader Golkar Doakan Ical Jadi Presiden

Delapan Pengurus Kecamatan (PK) dan 44 Pengurus Kelurahan (PL) menggelar doa bersama untuk Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie (ARB)

Penulis: Danang Setiaji Prabowo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Delapan Pengurus Kecamatan (PK) dan 44 Pengurus Kelurahan (PL) menggelar doa bersama untuk Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) atau akrab disapa Ical, di kantor DPP Golkar Jakarta Barat.

Ketua Departemen Keagamaan DPP Partai Golkar, Bambang Gunawan, mengingatkan kepada kader Golkar terus bekerja dan memperjuangkan hak dengan catatan tak melanggar aturan yang telah digariskan partai. Hal ini diutarakannya terkait kemelut di DPD II Golkar Jakarta Pusat, dimana dirinya sangat menyayangkan langkah politik Agustiar sebagi Ketua DPD II yang melakukan pemecatan terhadap PK dan PL.

"Saya harap kemelut di DPD II Golkar Pusat cepat selesai. DPP sudah memutuskan tahun 2013 sebagai tahun pemantaban. DPP sangat meyayangkan pemecatan masih saja terjadi. Tetaplah bekerja tanpa terganggu oleh SK tersebut," tegas Gunawan dalam keterangan persnya kepada Tribunnews.com, Rabu (19/2/2013).

"Semoga doa bersama ini dapat memuluskan langkah ARB di Pilpres 2014 mendatang. Sukses jadi RI I dan beringin jadi jawara di Pileg 2014," tambahnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Panitia, Yenni Adriaty. Menurutnya doa bersama ini sebagai wujud kecintaan kader dan pengurus PK serta PL Golkar Jakarta Pusat terhadap ARB.

"Semoga pada Pilpres 2014 nanti bapak Ketua Umum jadi RI I. Hidup ARB for presiden," ucapnya.

Terkait nasibnya sebagai Ketua PK Golkar Sawah Besar Jakarta Pusat, Yenni optimis DPP akan menyelesaikan persoalan Golkar di Jakarta Pusat.

"Persoalan Jakarta Pusat sudah ditangani oleh DPP. Saat ini DPP akan melakukan rapat antar bidang untuk membicarakan persoalan di Jakarta Pusat," tuturnya.

Dalam acara doa bersama itu sendiri turut mengundang anak yatim dari dua yayasan, yakni Yayasan Al Falah dan Al Ikhlas. Menurut Ketua PK Golkar Menteng, Alimin Guci, acara yang turut memberikan santunan pada anak yatim piatu tidak ada kaitannya dengan tuntutan PK dan PL se-Jakarta Pusat untuk Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub).

"Ini wujud kepedulian PK dan PL Jakarta Pusat terhadap para yatim piatu dan dhuafa. Persoalan Musdalub yang berujung pada pemecatan para PK dan PL biarlah diselesaikan oleh DPP," katanya.

Alimin juga mengatakan dirinya bersama kader Golkar lainnya yakin DPP memiliki solusi yang bisa memuaskan rasa keadilan pengurus PK dan PL yang dipecat oleh Agustiar.

"Kami yakin DPP punya solusi untuk menyelesaikan persoalan ini," pungkasnya.

*Silakan Klik Di Sini untuk berita Calon Presiden 2014

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved