Bisnis Sangkar Burung Laris Manis
Tidak hanya toko kerajinan rotan yang bisa ditemui di Jalan Tegalwangi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Tidak hanya toko kerajinan rotan yang bisa ditemui di Jalan Tegalwangi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Toko kerajinan rotan juga ikut bersaing di tempat tersebut.
Toko-toko yang berjajar di seberang toko-toko penjualan kerajinan rotan tersebut menjajakan berbagai jenis sangkar. Mulai dari yang termurah, Rp 15.000 hingga yang paling mahal, Rp 850.000. Perputaran uang dari usaha ini pun terbilang bagus.
Seorang pedagang burung di Plered, Lutfi (20), mengatakan setiap bulan membeli satu truk fuso kerajinan sangkar burung senilai Rp 60 juta. Pemuda yang mengikuti bisnis orang tuanya itu enggan menyebutkan nilai keuntungan.
"Untung sedikit tetapi yang penting pembelian sejumlah itu bisa terjual semua," ujar Lutfi, Senin (25/2) pagi.
Pemilik lain toko sangkar burung di Plered, Suhada (40), mengakui hal serupa. Sepekan, ia menampung sekitar tiga sampai empat pick up berbagai jenis sangkar burung.