Rabu, 10 Juni 2026

Kabel Istrik Dicuri Warga

Warga berharap PLN mengambil tindakan agar tiang listrik tersebut dapat difungsikan.

Tayang:
Editor: Budi Prasetyo

Ratusan Tiang Listrik Terbengkalai

TRIBUNNEWS.COM MELAWI -Ratusan tiang listrik di Desa Kebebu Kecamatan Nanga Pinoh dan di kawasan Jalan Pinoh Selatan dibiarkan terbengkalai tanpa aliran listrik. Warga berharap PLN mengambil tindakan agar tiang listrik tersebut dapat difungsikan.

Pantauan Tribun Rabu (27/2/2013) di lapangan, tiang listrik yang tidak ada jaringannya terhitung sejak dari Simpang Jalan Desa Kebebu menuju Jalan ke kecamatan Ella Ilir, jumlahnya mencapai 250. Beberapa tiang listrik tersebut sebagian sudah ada yang hilang dan sebagian lagi kondisinya sudah miring lantaran tak terawat.

Sementara tiang listrik yang terdapat di Jalan Provinsi di Kecamatan Pinoh Selatan jumlahmnya lebvih dari 300. Akibatnya sejumlah rumah yang ada di sepanjang jalan itu tak bisa menikmati penerangan.

Solihin warga setempat mengatakan, tiang listrik tersebut sudah tidak difungsikan sejak puluhan tahun silam. Hal ini berbanding terbalik dengan harapan masyarakat di desanya yang sampai kini belum teraliri listrik.

"Dulunya sih ada kabelnya, tapi karena tidak ada aliran listriknya akhirnya dicuri orang kabelnya. Setelah itu sampai sekarang tidak difungsikan," katanya.

Solihin tidak mengetahui secara persis kapan kabel-kabel tersebut dicuri orang tak bertanggung jawab.

"Ya mungkin itu juga bentuk kekecewaan, masak kabel sudah dipasang bertahun-tahun tapi tidak ada jaringannya, saya yakin kalau sudah ada jaringan lsitriknya orang tidak berani mencurinya," katanya.

Solihin berharap kepada pihak terkait bisa memasang jaringan listrik kembali sehingga warga setempat bisa menikmati penerangan. Sebab selama ini masyarakat hanya mengandalkan penerangan dari pelita. "Kalau yang punya genset ya pakai genset kalau yang tidak punya uang terpaksa pakai pelita atau lilin," katanya.

Manajer PLN Ranting Melawi Yoriza membenarkan, terbengkalainya tiang lsitrik di wilayah desa Kebebu. Kata Yoriza jaringan tersebut sudah dibangun sejak tahun 90-an. Kata dia rencananya jaringan listrik di desa tersebut akan diambilkan dari mesin pembangkit di Nanga Pinoh namun kondisinya tidak memungkinkan.

"Karena mesin pembangkit tidak mampu akhirnya tidak dialiri listrik. Mungkin karena tidak ada jaringan listriknya akhirnya kabelnya dicuri warga," katanya.
Apakah PLN telah melaporkan kasus tersebut kepada Polisi. Yoriza mengatakan, pencurian tersebut sudah terjadi sejak lama bahkan sebelum dirinya bertugas di Melawi.

"Kita juga sangat menyayangkan adanya pencurian itu.," tegasnya.

Saat disinggung mengenai kapan tiang listrik tersebut akan dimanfaatkan kembali. Yoriza mengatakan pihaknya sudah berupaya menyampaikan hal ini, namun belum ada hasilnya.

"Kita sudah berupaya, agar tiang lsitrik tersebut tidak mubazir. Namun kita belum bisa memastikannya sebab untuk memanfaatkan kembali dibutuhkan biaya yang sangat besar," tandasnya. (ali)

Segera Manfaatkan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved