PSMS ISL Batal Latihan karena Lapangan Dipakai PSMS IPL
Skuat PSMS Medan versi PT Liga Indonesia urung melakukan latihan reguler sesuai penjadwalan
TRIBUNNEWS.COM –Skuat PSMS Medan versi PT Liga Indonesia urung melakukan latihan reguler sesuai penjadwalan, Selasa (26/2/2013) sore. Padahal proses menjaga kadar kebugaran fisikal dan taktikal harus didulang lewat latihan pascalaga tandang menghadapi PSAP Sigli, Minggu (25/2) lalu.
Situasi ini tidak terlepas dari urun rembug antar duo PSMS Medan terkait penggunaan lapangan Stadion Kebun Bunga. Karenanya, pelatih kepala PSMS Medan PT LI, Suimin Diharja menampik pembatalan latihan merusak stabilitas performa besutannya.
"Saya dengan pelatih PSMS sebelah, Edy Syahputra sudah berkoordinasi soal penggunaan lapangan. Kami ingin maksimal dan tak mau gunakan setengah lapangan. Ini kan bagus buat tim masing-masing. Jadi hari ini (kemarin) mereka gunakan lapangan penuh, lalu kami besok (hari ini). Tujuannya untuk hasil maksimal," katanya saat berbincang dengan Tribun Medan (TRIBUNnews.com Network), Selasa (26/2/2013) petang.
Perbincangan antar pelatih mencapai kesepakatan bersama. Afan Lubis dan kawan-kawan menggunakan lapangan penuh pada Rabu dan Jumat pekan ini. Sedangkan, Saktiawan Sinaga dan kawan-kawan punya jatah Selasa, Kamis dan Sabtu.
"Kami tidak latihan adalah bukti kalau koordinasi itu berjalan. Penggunaan lapangan penuh sangat penting buat kami yang sedang menjalani kompetisi, sehingga penerapan taktik bisa optimal. Kesepakatan ini berjalan selama sepekan ini. Minggu berikutnya akan kami bicarakan lagi. Yang terpenting tidak ada yang dirugikan," ucapnya.
Pria berjuluk Pelatih Kampung ini membeberkan anak asuhnya akan digenjot jelang dua lakon laga kandang sekaligus menyudahi putaran pertama divisi utama grup I. Secara beruntun meladeni Persih Tembilahan, Kamis (9/3/2013) dan Persisko Jambi, Selasa (14/3/2013) di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang. Sebab itu, kata Suimin, berbagi lapangan berpotensi besar menggerus level kualitas permainan.
Asisten Pelatih PSMS Medan versi PT LPIS, Edy Syahputra membenarkan jalinan kesepakatan tersebut. Ia mengatakan pihaknya tak sedikitpun merugi karena Training Camp (TC) belum juga digelar.
"Saat ini, jadwal kompetisi belum jelas. Kami harus menyiasati program latihan untuk terus menjaga kondisi pemain supaya tidak down. Jadi kami sepakat menggelar latihan empat kali dalam seminggu, sore hari," kata Edy.
Menurut Edy, keputusan menggelar latihan tidak setiap hari itu juga dilakukan untuk menyiasati hasil latihan yang lebih maksimal baik bagi pihaknya ataupun kubu Suimin Diharja. "Karena kami berbagi sama sebelah. Supaya jangan ribut, kami sudah kompromi dengan bang Suimin biar kami sama-sama bisa latihan, dan sama-sama dapat hasil program yang maksimal," katanya.
Kendati demikian, Edy menegaskan gelaran empat kali latihan bagi pasukannya setara dengan enam kali latihan. Sebab pemadatan menu latihan itu sudah diprogramkan. "Empat kali latihan, tapi hasilnya enam kali, itu penting menjaga kondisi pemain pada situasi seperti ini," katanya mengakhiri. (raf)