Forward SM Britama Dekati 1.000 Rebound
Power forward Satria Muda Britama Jakarta, Galank Gunawan, bakal menjadi pemain pertama yang mencetak 1.000 rebound
TRIBUNNEWS.COM – Power forward Satria Muda Britama Jakarta, Galank Gunawan, bakal menjadi pemain pertama yang mencetak 1.000 rebound. Pencapaian itu akan diraih Galank pada seri keempat Speedy NBL Indonesia 2012-2013 yang berlangsung di GOR Sritex, Solo 9-17 Maret mendatang.
Tiga seri NBL sebelumnya digelar di Bandung, Jakarta, dan Malang. Galank hanya butuh 56 rebound untuk bergabung dalam 1.000 Points Club, kumpulan pemain yang mencetak berbagai aksi di lapangan sebanyak 1.000 kali sepanjang karirnya di NBL sejak 2010.
"Kalau Galank berhasil meraih rebound ke-1.000-nya, maka namanya akan terus tercatat sebagai orang pertama yang meraih pencapaian tersebut di NBL Indonesia. Semua pemain basket tentu tahu, sangat sulit untuk meraih pencapaian di kategori rebound. Jadi sekali lagi, walau belum resmi diraih, kami mengucapkan selamat kepada Galank. Kami juga berterima kasih atas segala kiprahnya di liga kebanggaan Indonesia ini,” kata Azrul Ananda, Direktur PT DBL Indonesia sekaligus komisioner NBL Indonesia.
Setelah memasuki musim ketiga berkiprah di NBL Indonesia, Galank telah mengoleksi total 944 rebound. Pemain dengan tinggi 1,94 meter ini rata-rata mengemas 9,34 rebound per game, yang dihitung dari semua pertandingan resmi, mulai Preseason Tournament, Musim Reguler, hingga Championship Series. Meski demikian, Galank mengaku bukan rekor individual yang dikejarnya di Solo.
”Motivasi utama saya ialah terus bermain secara konsisten bagi tim. Bila akhirnya ada perolehan statistik yang menonjol, bagi saya adalah bonus,” ujar Galank yang berusia 25 tahun.
Enam pertandingan bakal dilakoni Galank dan rekan-rekannya di Solo. Mereka memulainya dengan melawan Garuda Kukar Bandung. Pada hari pembukaan itu, ada pula derby Surabaya, CLS Knights versus Pacific Caesar, serta partai seru Pelita Jaya Energi-MP Jakarta versus Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga.
Pada pertemuan sebelumnya di Bandung, Satria Muda dipaksa tunduk oleh Garuda dengan skor 51-57. Kekalahan itulah yang ingin dibalaskan oleh Galank dkk. Satria Muda sangat berambisi merebut kemenangan, demi menyamakan head-to-head dengan Garuda.
Kedua tim bersaing ketat di klasemen, dengan tabungan 28 poin, setelah sama-sama mengantongi 12 kemenangan dari 16 pertandingan. Sementara bagi Garuda, duel menghadapi Satria Muda ini merupakan sesi pembuka dari jadwal ”neraka” yang harus mereka jalani di Solo.
Dari enam pertandingan yang bakal dilakoni, Garuda harus bertemu tiga lawan berat sekaligus, yakni Satria Muda, Pelita Jaya, dan Aspac. ”Tim kami siap menampilkan performa terbaik di seri Solo nanti. Kami ingin mengulangi kemenangan atas Satria Muda seperti pada seri Bandung lalu. Dan memetik hasil positif pada laga lainnya,” yakin Wendha Wijaya, kapten tim Garuda.