Jalan di Senayan Harus Pakai Senter
Nurti (31) memilih menyalakan senter di ponselnya, saat meniti jalan di Pintu 1 Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2013) malam.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nurti (31) memilih menyalakan senter di ponselnya, saat meniti jalan di Pintu 1 Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2013) malam.
Nurti berjalan di sebuah jalan berlantai merah, di samping jalan utama di pintu 1 Gelora Bung Karno.
"Habis gelap sih, mana banyak sampah lagi," kata Nurti kepada Wartakotalive.com (Tribunnews.com Network).
Perempuan asal Tanjungpriok, Jakarta Utara, sebenarnya sudah sejak pukul 20.30 WIB selesai melihat-lihat pameran komputer. Tapi, lantaran sedang ramai, karena ada konser Music Bank di Gelora Bung Karno, ia pun iseng ingin menonton.
"Tapi, harga tiketnya mahal juga. Tadi juga sudah habis semua. Di calo juga mahal. Ya sudah, makanya tadi makan saja sambil ngobrol sama teman," ujar Nurti yang malam itu berduaan dengan rekannya.
Saat ditemui Wartakotalive.com, Nurti hendak pulang ke rumahnya. Ia pergi ke Senayan menggunakan sepeda motor, berboncengan dengan rekannya.
Pantauan Wartakotalive.com, seluruh lampu taman di sepanjang pintu 1 Gelora Bung Karno tak menyala, sehingga cenderung gelap, apalagi banyak pohon di kiri dan kanannya.
Bahkan, di sepotong jalan utama ke pintu 1, lampu juga tak menyala. Bagian lampu yang dinyalakan hanya sepanjang kurang lebih 20 meter, sebelum tempat pengecekan tiket Konser Music Bank di pintu 1.
Music Bank menampilkan penyanyi Korea alias K-Pop, seperti Super Junior, SHINee, 2PM, Beast, Infinite, Sistar, Teen Top, and Eru. (*)