Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Mulai Diperluas
PT Angkasa Pura 2, pengelola Bandara Soekarno-Hatta, memulai pengembangan Terminal 3, untuk menuju bandara kelas dunia pada 2015.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Valentino Verry
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - PT Angkasa Pura (AP) 2, pengelola Bandara Soekarno-Hatta, memulai pengembangan Terminal 3, untuk menuju bandara kelas dunia pada 2015.
AP 2 telah menyiapkan dana sebesar Rp 4,7 triliun, untuk mengembangkan terminal itu.
"Ini proyek yang cukup besar, dengan nilai investasi Rp 4,7 triliun," ujar Tri S Sunoko, Direktur Utama PT AP 2, saat penandatanganan perjanjian pemborongan perluasan Gedung Terminal 3, dengan sejumlah konsorsium yang tergabung dalam Kawahapejaya, Senin (18/3/2013).
Konsorsium Kawahapejaya terdiri dari 10 perusahaan di bidang konstruksi dan desain. Perusahaan itu antara lain PT Wijaya Karya, PT Waskita Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Jaya Teknik, PT Indulexco, PT GMDI, dan PT Atelier.
"Mereka akan melaksanakan pekerjaan sekitar 28 bulan. Kami prediksi proyek ini selesai dan dapat dioperasikan pada awal 2015," ucap Tri.
Perluasan Bandara Soekarno-Hatta, lanjutnya, sudah tidak bisa ditunda lagi. Karena, kini jumlah penumpang sudah mencapai 57 juta orang (2012), sementara kapasitasnya hanya 22 juta orang per tahun.
Untuk tahap awal, paparnya, Terminal 3 harus diperluas dulu, dari kapasitas 4 juta penumpang per tahun, akan ditingkatkan menjadi 25 juta penumpang pada Juli 2015.
"Saat ini luas area 34 ribu meter persegi, nantinya menjadi 354 ribu meter persegi. Luas area parkir mencapai 88 ribu meter persegi, dan VIP 7.000 meter persegi," ungkap Tri.
Sumber pendanaan proyek berasal dari internal dan pinjaman perbankan (BRI, Mandiri, dan BNI). (*)