Malang Pasar Potensial Bisnis Perhotelan
“Yang kami tawarkan bukan sekedar hotel, tapi lifestyle baru,” samungnya.
Laporan Wartawan Surya, Irwan Syairwan
TRIBUNNEWS.COM, MALANG – Brand Director Harris Hotel, Christophe Glass, menuturkan Kota Malang merupakan pasar potensial untuk bisnis perhotelan.
Banyaknya objek wisata dan didukung pemandangan indah, membuat Tauzia Hotel Management melirik kota Malang sebagai tempat berinvestasi.
“Malang itu kotanya kecil, tapi potensinya besar. Kami tidak ragu ketika menanamkan investasi di sini, dan Malang adalah kota ke-12 yang kami investasikan," kata Christophe saat sesi jumpa pers, Kamis (28/3/2013).
Christophe optimis konsep simple, unique, dan friendly yang diusung Hotel Harris Malang bisa bersaing dengan hotel-hotel lain.
“Yang kami tawarkan bukan sekedar hotel, tapi lifestyle baru,” samungnya.
Masih kata Christophe, nuansa berbeda akan ditemui begitu masuk lobby hotel. Para Harris Player (sebutan untuk karyawan hotel) mengenakan seragam baju polo berwarna orange.
Christophe menjelaskan filosofi warna orange diambil dari tingkat aura yang ada di tubuh manusia. Chroistophe menerangkan warna orange merupakan aura tertinggi pada tubuh manusia yang membawa keceriaan, semangat, dan kehangatan.
“Semangat ini yang kami usung di Kota Malang,” tutupnya.
Sementara itu, Walikota Malang, Peni Suparto, yang ikut menandatangani prasasti peresmian Hotel Harris Malang menambahkan, sebagai tujuan wisata peluang bisnis perhotelan Kota Apel ini masih terbuka lebar.
Peni mengungkapkan masih ada peluang lebih dari 1.500 kamar pada bisnis penginapan di Malang.
“Bisnis pariwisata di Kota Malang terus berkembang dan semakin meningkat. Tentu tingkat kebutuhan penginapan dan hotel semakin tinggi. Dan Hotel Harris menangkap peluang itu,” imbuh Peni.