Pembukaan Rijksmuseum disambut hangat
Sejumlah media internasional menyambut positif pembukaan kembali Musium Nasional Belanda, Rijksmuseum, setelah direnovasi selama 10 tahun.
Pembukaan kembali Rijksmuseum diadakan secara meriah dan digelar karpet oranye.
Sejumlah media internasional menyambut positif pembukaan kembali Museum Nasional Belanda, Rijksmuseum, setelah direnovasi selama 10 tahun.
Media internasional menyebut pembukaan kembali Rijksmuseum pada tanggal 13 April lalu sebagai "kemenangan" dan "berubah mendalam".
Pertunjukkan kembang api warna oranye mengiringi lagu-lagu ketika Ratu Beatrix secara resmi membuka gedung museum.
Surat kabar Inggis, The Telegraph, mengatakan banyak direktur museum di dunia meneteskan air mata karena terharu.
"Rijksmuseum yang telah direstorasi, diperluas dan dirombak merupakan kemenangan bagi kepintaran dan kepekaan kekuratoran," kata The Telegraph.
Dua juta pengunjung
Surat kabar AS, The Wall Street Journal, mengatakan setelah mengalami renovasi menyeluruh selama 10 tahun museum Nasional Belanda membuka kembali pintunya di ibukota Belanda.
Pembukaan ini "mengungkap institusi yang berubah mendalam."
"Ruang-ruang umum yang elok dan presentasi koleksi yang dikemas secara pintar tampaknya akan menjadi model bagi museum-museum lain di dunia selama tahun-tahun mendatang," tambah The Wall Street Journal.
Renovasi Rijksmuseum menelan biaya sebesar 375 juta Euro. Proses renovasi sempat tertunda karena masalah banjir, asbestos dan akses bagi pengendara sepeda.