Gelontorkan 2 M Untuk Jamkesmas
pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp 2 miliar untuk program jaminan pelayanan kesehatan gratis (jamkesmas
*Simson Akui Belum Cukup
TRIBUNNEWS.COM MELAWI,-Kepala dinas kesehatan Melawi Simson, mengatakan, pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp 2 miliar untuk program jaminan pelayanan kesehatan gratis (jamkesmas) bagi warga miskin di daerah Melawi.
“Dengan anggaran sebesar itu kita belum bisa mengcover semua warga miskin yang ada, dari sekitar 80 ribu penduduk miskin baru sekitar 68 ribu yang terlayani, jadi masih sisa sekitar 12 ribu lebih” katanya kepada TribuN Selasa (30/4).
Kata, Simson bagi warga miskin yang belum ter-cover melalui program jamkesmas, maka akan ditanggung melalui program jamkesda, meskipun pada tahun ini alokasi untuk jamkesda juga tidak teranggarkan.
“Ya terpaksa masuk utang pemerintah, nanti kita anggarkan pada APBD perubahan, sebab sudah menjadi tugas kami untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Untuk itu, Simson mengimbau kepada warga miskin yang ingin berobat tidak khawatir, sebab pelayanan kesehatan gratis masih dilayani, dengan catatan mereka menunjukan kartu tanda penduduk asli dan surat keterangan dari kepala desa.
“Pelayanan tetap kita laksanakan baik itu di rumah sakit maupun di puskesmas, dengan catatan membawa KTP Kabupaten Melawi, namun jika tidak ada KTP bisa menggunakan kartu keluarga, kan memang seperti itu aturannya,” kata dia.
Simson mengakui, peserta jamkesda di Kabupaten Melawi mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena dari data yang disampaikan BPS angka kemiskinan di Kabupaten Melawi mengalami penurunan.
“Ya mungkin saja sebelumnya ada yang sudah meninggal masih terdata, maka sekarang di coret, demikian halnya dengan warga yang sudah pindah secara otomatis juga akan dicoret, jadi jumlah peserta jamkesmas menurun,” tegasnya. (ali)