Rabu, 10 Juni 2026

Pekerja seks Cina 'rentan perlakuan buruk'

Human Rights Watch mengatakan kampanye besar di Cina untuk memberantas prostitusi justru menyebabkan pekerja seks rentan mengalami perlakuan buruk oleh polisi.

Tayang:
Polisi Cina

Polisi Cina dituding menyiksa dan menahan pekerja seks secara semena-mena.

Human Rights Watch mengatakan kampanye besar di Cina untuk memberantas prostitusi justru menyebabkan pekerja seks rentan mengalami perlakuan buruk oleh polisi.

Dalam laporannya, kelompok hak asasi manusia yang berkantor pusat di New York itu mengatakan para pekerja seks sering menghadapi kebrutalan polisi dalam operasi mengusir mereka. Operasi-operasi tersebut banyak menjadi perhatian media.

Polisi, kata Human Rights Watch, sering memukul, menyiksa dan secara semena-mena menahan para pekera seks. Dalam satu kasus, seorang perempuan menuturkan bahwa polisi mengikat ia dan dua temannya ke pohon dan kemudian memukuli mereka.

Beberapa pekerja seks lainnya mengatakan mereka diserang dan dipaksa mengaku bahwa mereka adalah pekerja seks.

Ilegal

Setelah mengaku, mereka dijatuhi denda sementara para pekerja seks lainnya ditahan tanpa menjalani sidang selama ber bulan-bulan.

Berdasarkan laporan Human Rights Watch, beberapa perempuan juga dipaksa menjalani tes HIV dan hasilnya diberikan kepada pihak ketiga.

Wartawan BBC di Beijing Martin Patience melaporkan terdapat sekitar empat juta pekerja seks di Cina, sebagian besar perempuan.

Sumber: BBC Indonesia
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved