Persegres Jaga Ketat Dua Roh Permainan Persipura
Meskipun kami kalah 4-1 dari Persipura saat bermain di Jayapura, tapi kami sanggup mencuri gol terlebih dahulu di awal babak pertama.
Laporan Wartawan Surya,Eko Darmoko
TRIBUNNEWS.COM,GRESIK – Persegres Gresik United akan kedatangan tamu istimewa di Stadion Petrokimia Gresik, Minggu (19/5/2013) malam.
Laskar Joko Samudro bakal menjamu Persipura Jayapura dalam laga Liga Super Indonesia (LSI). Dalam perjamuan di depan fans setianya, Ultrasmania, Persegres wajib merampok poin sempurna demi memuluskan ambisinya bercokol di papan atas.
Dalam orbit LSI musim ini, Persipura sendiri adalah tim kuat yang belum terkalahkan di 18 laganya. Boaz Salossa dkk menang 13 kali dan seri 5 kali.
Hal inilah yang membuat Mutiara Hitam bertengger kokoh di puncak klasemen dengan raihan 44 poin, disusul Sriwijaya FC di peringkat dua dengan raihan 39 poin.
Nasib terbalik justru direngkuh tuan rumah Persegres. Hingga kini Aldo Barreto masih tercecer di peringkat 11 dengan kumpulan 22 poin. Hasil ini diraih tim besutan Widodo Cahyono Putra dari enam kali kemenangan, empat kali seri, dan delapan kali kalah.
Modal berharga Persegres saat menjamu Persipura hanyalah kemenangan 1-0 di laga sebelumnya saat menjamu tim dari Papua juga, Persiwa Wawena.
“Meskipun kami kalah 4-1 dari Persipura saat bermain di Jayapura, tapi kami sanggup mencuri gol terlebih dahulu di awal babak pertama. Dari sinilah kami mengetahui kelemahan Persipura,” tegas Widodo ditemui Surya (Tribunnews.com Network) di Stadion Petrokimia Gresik, Sabtu (18/5/2013).
Namun, Widodo enggan membeberkan perihal kelemahan Persipura kepada media dengan alasan privasi.
Menghadapi Persipura, ungkap Widodo, anak-anak Persegres harus melakukan penjagaan ekstra terhadap dua pilar Mutiara Hitam.
Mereka adalah Boaz Salossa dan Zah Rahan. Dua pemain ini, di mata Widodo, adalah roh permainan Persipura dan harus dijaga ketat.
“Semua pemain Persipura sangat berbahaya. Siapa pun yang masuk ke pertahanan Persegres wajib dijaga ketat. Namun, khusus untuk dua pemain itu (Boaz dan Zah Rahan) harus mendapat pengawalan ketat, sebab mereka adalah ancaman besar bagi kami. Apalagi kini Boaz berpredikat sebagai top skor sementara,” papar Widodo.
Dijelaskan Widodo, Persipura yang belum pernah terkalahkan bukanlah tim yang tidak memiliki kelemahan. Bagi Widodo, sekuat apa pun tim itu, pasti memiliki kelemahan.
Namun, dibutuhkan kerja keras dan pemahaman yang serius untuk mengambil celah dari kelemahan-kelemahan Persipura.