Calon Legislatif
PPP Hanya Kirimkan 547 Bacaleg Senayan
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengurangi jumlah bakal calon legislatifnya untuk DPR RI berdasar hasil perbaikan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengurangi jumlah bakal calon legislatifnya untuk DPR RI berdasar hasil perbaikan berkas. Dari semula 560 bacaleg, kini PPP hanya menyorongkan 547 orang.
"Setelah seleksi dan menimbang beberapa calon seperti ada yang ganda, PPP mengirimkan sebanyak 547 caleg dengan rincian 333 laki-laki dan 214 perempuan," ujar Ketua Bappilu Fernita Darwis di KPU, Jakarta, Rabu (22/5/2013).
Meski ada pengurangan jumlah bacaleg, Fernita memastikan, pemenuhan kuota 30 persen perempuan tetap seperti semula dan mereka yang ditetapkan di nomor urut satu berjumlah 22 orang untuk 22 daerah pemilihan.
"Berkurangnya jumlah caleg tidak mengurangi 22 perempuan di nomor urut satu. Kita tetap berharap bisa melebihi target 15 persen di Pemilu 2014. PPP berkomitmen setinggi-tingginya, Pemilu 2014 menjadi pemilu terbaik bagi kita semua," katanya.
Berkurangnya jumlah bacaleg ini disebabkan adanya 13 orang yang mengundurkan diri. Bahkan, ada dari mereka yang pindah mencalonkan ke tingkat DPRD provinsi, dan tidak bisa memenuhi syarat administrasi seperti legalisir ijazah.
"Paling berat memenuhi ijazah SMA. Rata-rata mereka hanya bisa mengirimkan berkas ijazah pendidikan terakhir. Satu sampai tiga orang karena ijazah akhirnya mengundurkan diri karena sekolahnya sudah tidak ada," ujarnya.
PPP optimis, bacaleg yang disodorkan adalah terbaik karena telah melalui seleksi terbaik dengan lima kriteria: integritas kader dan warga negara yang baik, kapasitas caleg baik itu tokoh, publik figur, pimpinan ormas, elektabilitas berbanding lurus dengan popilaritas.
"Akseptabilitas atau daya terima masyarakat terhadap caleg, terakhir daya juang, maksudnya fighter. Bahwa dia siap dengan seluruh perangkat alat peraga pemilu, persiapan sebagai caleg," katanya.