Rabu, 10 Juni 2026

Garuda Indonesia Wisuda 42 Pilot dari BIFA

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) hari ini (23/5) kembali mewisuda 42 pilot baru dari sekolah penerbang BIFA.

Tayang:
Editor: Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) hari ini (23/5) kembali mewisuda 42 pilot baru dari sekolah penerbang Bali International Flight Academy (BIFA).

Pilot-pilot yang baru diwisuda tersebut merupakan pilot Garuda angkatan ke-11 dan 12 yang mendapatkan pendidikan di BIFA.

Acara wisuda dan penyerahan para pilot tersebut dilakukan oleh Chairman BIFA Robby Djohan kepada Direktur Keuangan Garuda Indonesia Handrito Hardjono di Financial Club Graha Niaga, Jakarta.

Seluruh pilot tersebut telah siap bergabung dengan Garuda Indonesia setelah menempuh waktu pendidikan serta pelatihan penerbangan selama 16 bulan untuk meraih sertifikasi Private Pilot Licence (PPL), Commercial Pilot License (CPL) dan Instrument Rating.

Selanjutnya mereka akan mendapatkan pendidikan lanjutan selama enam bulan lagi untuk mendapatkan pendidikan “typerating” agar memenuhi kualifikasi dalam menerbangkan jenis pesawat yang akan mereka operasikan nantinya.

Handrito mengatakan, kerja sama dengan BIFA ini sangat membantu pencapaian program ekspansi Garuda Indonesia ke depan khususnya dalam pemenuhan kebutuhan Sumber Daya Manusia pilot.

“Sejalan dengan program pengembangan armada yang dilakukan, Garuda juga melaksanakan program pengembangan awak pesawat untuk menjamin ketersediaan pilot-pilot yang berkualitas,” kata Handrito.

Chairman BIFA Robby Djohan mengatakan, kerja sama pelatihan para penerbang dengan Garuda Indonesia telah berjalan kurang lebih empat tahun dan telah menghasilkan lebih dari 200 pilot.

Untuk mengisi kebutuhan akan pilot-pilot tersebut, selain dengan BIFA, Garuda Indonesia juga bekerjasama dengan STPI Curug dan sekolah penerbang lainnya. BIFA telah berhasil mendidik sebanyak dua belas angkatan pilot Garuda dengan jumlah sekitar 244 pilot dimana angkatan pertama diterima Garuda pada Maret 2010.

BIFA merupakan sekolah penerbang berstandar internasional yang menawarkan pendidikan untuk berkarir di bidang industry aviasi sebagai penerbang. Melalui program pendidikan di BIFA para murid berkesempatan untuk mendapatkan sertifikat Commercial Pilot License (CPL) dengan standar yang tinggi.

Untuk mendukung program ekspansi tersebut, saat ini Garuda Indonesia memiliki lebih dari 900 orang penerbang dan lebih dari 200 pilot yang sedang menjalani pendidikan di Garuda Indonesia Training Center (GITC). Sementara itu, pada tahun 2015 Garuda Indonesia akan memiliki lebih dari 1.000 penerbang.

Seluruh pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) penerbang tersebut dimaksudkan untuk mendukung program ekspansi Garuda Indonesia khususnnya dalam hal penambahan armada. Pada tahun ini Garuda Indonesia akan mendatangkan 24 pesawat baru, terdiri dari empat Boeing 777-300ER, tiga Airbus A330, 10 Boeing 737-800NG, dan tujuh Bombardier CRJ1000 NextGen.

Pada 2015 Garuda Indonesia akan mengoperasikan 194 pesawat - dari saat ini 112 pesawat - dengan rata-rata usia di bawah lima tahun.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved