Arema LPI Beri Kebebasan Pemain
“Kami persilakan pemain mengambil sikap dengan kondisi klub seperti sekarang,” kata manajer tim Arema LPI, Haris Fambudy
Laporan Wartawan Surya,M Zainuddin
TRIBUNJATIM.COM,MALANG - Manajemen Arema LPI menyadari dampak krisis finansial yang melandanya.
Dihadapan tim pelatih dan pemain pada awal Maret 2013 lalu, manajemen memberi kebebasan pada pemain bila ingin bergabung dengan klub lain.
Sejak Maret 2013 lalu, enam pemain sudah meninggalkan klub.
Bruno Casmir, Emile Mbamba, Eric Bayami, Zulkifli dan Rahardian Adi Sasongko.
Kelima pemain ini sengaja dicoret manajemen.
Terakhir Dede Sulaiman yang dikabarkan hengkang dari Arema LPI. Tapi Dede yang berinisiatif hengkang dari tim besutan Abdurahman Gurning.
“Kami persilakan pemain mengambil sikap dengan kondisi klub seperti sekarang,” kata manajer tim Arema LPI, Haris Fambudy kepada Surya Online (Tribunnews.com Network), Jumat (24/5/2013).
Makanya manajemen tidak kaget dengan keputusan Dede.
Manajemen tidak akan menggandoli pemain yang lebih tertarik bergabung dengan klub lain daripada Singo Edan.
Menurutnya, manajemen sedang berusaha mencari sumber dana untuk klub.
Hanya ada dua sponsor yang rela mengucurkan dananya ke Arema LPI. Untuk menutupi kebutuhan tim, manajemen terpaksa patungan.
“Kami tidak akan menghubungi pemain yang hatinya sudah bukan untuk Arema LPI,” tambahnya.
Dengan hengkangnya Dede Sulaiman, jumlah pemain Arema LPI hanya tersisa 15 pemain.
Manajemen memastikan tiga pemain bakal bergabung dengan tim yang bermarkas di Stadion Gajayana ini.
Dua pemain lain dikabarkan segera menyusul, dan sekarang bernegosiasi masih berlangsung.