Rabu, 10 Juni 2026

Saham-Saham Pilihan Hari ini

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis ditutup dalam kondisi melemah cukup signifikan

Tayang:
Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (23/5/2013) ditutup dalam kondisi melemah cukup signifikan atau lebih dari 1 persen setelah merespon pelemahan yang cukup signifikan di bursa regional Asia.

Pelemahan IHSG didorong oleh melemahnya Nikkei yang ditutup melemah hingga 7 persen setelah yield obligasi 10 tahun negara tersebut mengalami kenaikan hingga 1 persen.

Kondisi ini diperburuk dengan PMI Manufaktur China yang menyentuh level kontraksi untuk pertama kalinya dalam 7 bulan terakhir.

Teuku Hendry Andrean, Research Analyst, mengatakan pelemahan IHSG didorong oleh pelemahan keseluruhan sektor industri dengan dimotori oleh pelemahan sektor pertambangan sebesar 3,38 persen dimana saham-saham emiten logam metal mengalami koreksi yang cukup dalam akibat penurunan PMI Manufaktur China.

Investor asing terlihat membukukan net selling yang cukup signifikan yaitu sebesar Rp 720,6 miliar kemarin (24/5/2013).

Bursa global pada perdagangan semalam terlihat ditutup dalam tren negatif dengan bursa eropa terlihat ditutup merata melemah dengan besaran pelemahan berada di kisaran lebih dari 2 persen sementara bursa AS ditutup melemah namun cenderung flat karena rata-rata pelemahannya terbilang sangat tipis.

Tren pelemahan yang cukup signifikan dari bursa eropa dipengaruhi oleh kekhawatiran investor di eropa akan pelemahan PMI Manufaktur China per bulan Mei yang untuk pertama kalinya dalam 7 bulan terakhir masuk ke dalam zona kontraksi yaitu dari 50,4 di bulan April menjadi 49,6 di bulan Mei sementara konsensus berada pada level 50,5.

Selain itu investor di eropa juga khawatir atas hasil FOMC Minutes 22 Mei kemarin, yang memberikan sinyal The Fed kemungkinan bisa mengurangi ataupun mengakhiri QE 3-nya pada Juni mendatang.

Sementara penutupan yang cenderung flat dari bursa AS dipengaruhi oleh data ekonomi AS yang cukup baik untuk mengurangi sentimen negatif tren pelemahan bursa Eropa dan Asia kemarin.

Data ekonomi AS yang cukup baik datang dari klaim pengangguran mingguan yang menurun dari 363.000 klaim menjadi 340.000 klaim atau lebih baik dari level konsensus yang sebesar 345.000 klaim.

Selain itu  juga ditopang melalui data New Home Sales AS pada April yang meningkat dari 444.000 pada Maret menjadi 454.000. Kenaikan ini diatas level konsensus sebesar 425.000.

Ia memperkirakan pelemahan terbatas dari bursa AS tersebut  bisa memberi ruang bagi bursa AS termasuk juga IHSG untuk mengalami technical rebound akhir pekan ini dengan kisaran pergerakan IHSG pada level support 5.046 - 5.071 dan level resistance 5.165 - 5.190.

Saham - Saham pilihan:

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)
Last Price : 1.510
Hold
Support Level : 1.460 - 1.480
Resistance Level : 1.560 - 1.610

PT Adhi Karya Tbk (ADHI)
Last Price : 3.450
Accumulate
Support Level : 3.250 - 3.350
Resistance Level : 3.525 - 3.600

PT Indofoof CBP Sukses Makmur (ICBP)
Last Price : 12.400
Hold
Support Level : 11.900 - 11.950
Resistance Level : 12.750 - 13.150
 

Tags
IHSG
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved