Rabu, 10 Juni 2026

Sudiyatmoko: Hak PKS Keluar dari Koalisi

Terkait dengan wacana PKS ingin keluar dari koalisi, Fungsionaris PDIP Sudiyatmiko Aribowo menyatakan, partai politik berhak

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Terkait dengan wacana PKS ingin keluar dari koalisi, Fungsionaris PDIP Sudiyatmiko Aribowo menyatakan, partai politik berhak untuk bergabung dengan koalisi atau tidak.

"Kalau kawan di PKS memutuskan hal itu (keluar koalisi) adalah hak mereka," kata Sudiyatmiko di Jakarta, Jumat (24/5/2013).

Miko menuturkan, masalah keluar masuk koalisi adalah suatu hal yang biasa. "Jadi menurut kita biasa-biasa saja masalah tersebut," katanya.

Seperti diberitakan, Wasekjen PKS Fahri Hamzah mengatakan keinginan pribadi PKS keluar dari koalisi.

Diutarakannya pernyataan tersebut karena kasus kuota impor daging sapi memberikan pengaruh luas. Bahkan, kasus tersebut merembet kepada persoalan koalisi pendukung pemerintah.

"Saya ingin sekali partai ini keluar dari koalisi," Fahri.

Fahri mengaku ia termasuk orang yang memprotes cara kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, Fahri mengatakan keputusan keluar dari koalisi merupakan pendapat pribadi.

"Ada kewenangan yang lebih tinggi. Itu pendirian saya pribadi," katanya.

Menurut Fahri kasus yang membelit Lutfi Hasan Ishaaq adalah peristiwa pertama dialami PKS. "Tapi langsung kena ke jantung partai. "Kalau kita bisa membedakan problem individu dan partai itu tidak masalah," katanya.

Sumber: TribunJakarta
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved