Serapan APBD Rendah, Jokowi Tegur SKPD
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, dalam pengarahan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta,
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, dalam pengarahan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta, menegur para pejabat eselon II atau setingkat Kepala Dinas lantaran penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2012 rendah.
"Kalau tidak sanggup ngomong. Jangan diakhir tahun baru kelabakan," ujar Joko Widodo di depan seluruh Kepala Dinas di Balai Agung, gedung Balaikota, Jakarta, Rabu (19/6/2013).
Joko Widodo atau akrab disa Jokowi ini jua menagih janji kesanggupan para Kepala Dinas yang dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya sanggup menggunakan APBD 2012 terserap dengan maksimal.
"Saya akan tegas tagih janji bapak ibu sekalian. Semua saya catat," ucap Jokowi.
Orang nomor satu di DKI ini bahkan menantang para Kepala Dinas yang hadir untuk berani angkat suara siapa yang mampu melaksanakan serapan anggaran sesuai target, yakni 100 persen.
"Saya tantang, siapa yang berani melakukan penyerapan sampai 100 persen. Kok enggak ada yang berani dan bisa lakukan penyerapan 100 persen?" tutur Jokowi.
Teguran Jokowi ini ditujukan kepada 10 SKPD yang dinilai tidak mampu memaksimalkan penyerapan anggaran di tahun 2012. 10 SKPD tersebut yakni Dinas PU, Dinas Perumahan Dan Gedung, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Koprasi dan UMKM, Dinas Olahraga dan Pemuda dan Dinas Perhubungan.