Sepp Blatter Prihatin Lihat Demo Di Brasil
Pemerintah Brasil menghabiskan sekitar Rp 120 triliun untuk membangun sarana stadion, renovasi badnara, dan fasilitas pendukung lainnya.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden FIFA (Fédération Internationale de Football Association) Sepp Blatter prihatin dengan merebaknya demonstrasi di Brasil yang mengganggu Piala Konfederasi.
Pendemo kemarin bahkan memblokir jalan menuju Stadion Fortaleza yang menjadi tuan rumah pertandingan Brasil versus Meksiko.
Kondisi politik Brasil seperti ini mengundang keraguan terhadap penyelenggaraan putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil.
"Kami prihatin. Seharusnya para demonstran tidak mengalihkan kemarahan terhadap pemerintah kepada sepak bola," kata Blatter.
Satu bus rombongan wartawan yang akan meliput pertandingan Brasil-Meksiko jadi korban. Bus ini tertahan di jalan yang diblokir pendemo.
Kebanyakan pendemo merupakan kawula muda.
"Saya memahami ada sekelompok masyarakat yang tak happy dengan event ini. Tapi seharusnya mereka tidak menggunakan sepak bola sebagai sasaran agar suara mereka didengarkan pemerintah," kata Blatter kepada Globo TV.
Ini merupakan demo terbesar di Brasil sejak era diktator militer 1964-1985.
Pemerintah menghabiskan sekitar Rp 120 triliun untuk membangun sarana stadion, renovasi badnara, dan fasilitas pendukung lainnya, untuk penyelenggaraan Piala Konfederasi 2013 dan Piala Dunia 2014.
Bersamaan dengan itu, harga barang kebutuhan pokok melonjak drastis. Fasilitas pendidikan dan kesehatan terabaikan.
Blatter mengingatkan bahwa Brasil yang mengajukan diri sebagai tuan rumah. Syaratnya memang harus tersedia stadion yang memadai.
Selengkapnya di edisi cetak Berita Kota Super Ball