Warga Bone Terseret Arus Sungai saat Hendak Salat
Mukhtar Bin Dg Massiki (45) dinyatakan hilang setelah melintasi Bendungan Palakka.
Laporan Wartawan Tribun Timur, Mahyuddin
TRIBUNNEWS.COM, WATAMPONE - Mukhtar Bin Dg Massiki (45) dinyatakan hilang setelah melintasi Bendungan Palakka.
Warga Dusun Talimpo, Desa Palakka, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diduga terseret arus sungai sejak tiga hari lalu. Dugaan itu sesuai temuan tim Basarnas di sekitar bendungan.
"Kami bersama tim sudah melakukan penyisiran dan penyelaman di bendungan tersebut, dan berhasil menemukan sandal, ember, dan celana pendek korban," ungkap Komandan Basarnas Bone Andi Sultan, Rabu (19/6/2013).
Dari informasi yang dihimpun timnya, lanjut Andi Sultan, Mukhtar hendak menunaikan Salat Magrib di seberang bendungan.
Saat itu, arus sungai di bendungan sangat deras. Mukhtar pun nekat menyeberang karena sudah menjadi kebiasannya menunaikan Salat Magrib usai mengurus sawahnya di seberang bendungan.
Sultan menuturkan, Mukhtar dinyatakan hilang setelah isstri korban melaporkan suaminya hilang. Karena, sejak kejadian, istri korban tak kunjung menemukan suaminya di rumah.
Istri korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar. Warga desa dibantu Tim Basarnas Bone serta anggota Polsek Kahu, langsung mencari Mukhtar. (*)